Mengapa Ada Orang yang Terlahir Menjadi Kidal?

DokterSehat.Com – Meskipun dilahirkan dengan tangan dan kaki dengan jumlah sepasang, tidak semua orang menggunakan tangan dan kaki ini dengan cara yang sama. Sebagai contoh, jika sebagian besar manusia cenderung dominan menggunakan tangan kanannya untuk berbagai aktivitas layaknya menulis atau bahkan membawa banyak barang, dalam realitanya, ada 10 persen dari populasi manusia yang menjadi kidal atau menggunakan tangan kirinya sebagai tangan yang dominan untuk beraktivitas. Beberapa orang juga menjadi kidal pada kakinya, khususnya bagi para olahragawan yang memakai kaki sebagai tumpuan olahraganya layaknya para pesepakbola. Sebuah pertanyaan pun muncul, bagaimana bisa ada orang yang terlahir menjadi kidal?

doktersehat-tangan-kidal-kiri

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada beberapa orang terkenal, termasuk presiden Amerika Serikat sekarang, Barack Obama, yang ternyata kidal. Biasanya, hal ini terjadi karena faktor genetik, meskipun sebenarnya ada alasan lain yang menyebabkan seseorang menjadi kidal.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 dan dirilis oleh jurnal PLOS Genetics menyebutkan jika mereka yang terlahir dengan kondisi kidal ternyata mengalami mutasi gen yang membuat adanya pertumbuhan otak dan tubuh bagian kiri dan kanan yang tidak benar-benar simetris. Mutasi pada gen ini ternyata bisa berpengaruh besar pada aktivitas tangan dan kaki sehingga membuatnya menjadi kidal. Para peneliti menyebutkan jika faktor genetik ini ternyata hanya mempengaruhi 25 persen kemungkinan seseorang menjadi kidal.

Proses pertumbuhan dan kebiasaan ternyata menjadi faktor lain yang menyebabkan anak bisa menjadi kidal. Sebagai contoh, ada anak yang terbiasa menulis dengan tangan kiri semenjak kecil dan dibiarkan oleh orang tuanya begitu saja. Alhasil, Ia pun terbiasa untuk melakukan berbagai aktivitas dengan tangan kirinya.

Baca Juga:  Tidur Dengan Ponsel di Dekat Tubuh Berpotensi Membuat Mudah Pikun

Meskipun berbeda dalam melakukan aktivitas dengan tangan atau kaki, hampir tidak ada perbedaan mendasar dalam hal psikologis antara mereka yang kidal dan tidak. Seringkali, menjadi kidal hanya akan menjadi pembeda saat kita menulis atau bahkan saat menjadi olahragawan. Selebihnya? Tidak akan memberikan pengaruh sama sekali pada seseorang.