Mendiagnosis Kanker Mata

DokterSehat.Com – Tipe penyakit kanker ternyata banyak jenisnya. Beberapa bagian organ tubuh kita bisa terserang kanker. Contohnya, pada salah satu organ penting kita yakni mata. Mata bisa terkena kanker yang kemudian penyakitnya disebut dengan kanker mata. Kanker mata ini memang jarang terjadi dan bisa menyerang pada usia tertentu saja.



Tentu saja, jika dibiarkan, kanker mata ini akan membahayakan. Sama seperti jenis kanker lainnya, bila tersebar ke organ lainnya, kanker mata akan menyebabkan kematian. Apa yang menjadi penyebab utama kanker mata ini?

Menurut para ahli medis, penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, banyak kalangan yang menyebutkan bahwa kanker mata disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor genetik/keturunan, kurangnya unsur pigmen pada tepi kelopak mata, terlalu banyak terpapar sinar matahari, dan juga kurangnya gizi pada penderita.

Makanya, sebaiknya diperhatikan betul faktor kekurangan gizi tersebut sehingga Anda dapat terhindar dari penyakit yang membahayakan ini.

Gejala

Adapun gejala-gejala yang dapat ditemukan pada penderita kanker mata ialah sebagai berikut :

  • Bola mata terlihat juling atau melotot dan seperti akan keluar
  • Penderita juga mengalami kehilangan penglihatan perifernya
  • Terdapatnya floaters atau bintik-bintik merah di bagian mata
  • Pandangannya menjadi kabur pada salah satu mata

Bila terjadi salah satu atau beberapa gejala di atas pada diri Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang dini dan tepat merupakan salah satu kunci sukses mengatasi kanker.

Diagnosis

Ketika Anda datang ke dokter untuk memastikan gejala-gejala yang dirasakan di atas adalah benar kanker mata atau bukan, maka dokter akan melakukan beberapa tahapan diagnosis seperti berikut.

Pemeriksaan fisik mata – pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah di dalam mata pasien tersebut terdapat indikasi kuat yang mengarah ke penyakit kanker mata atau tidak.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Mengatasi Emosi Haid Yang Sangat Labil

Dokter tentu memiliki pengetahuan yang cukup baik untuk menentukan mata yang normal dan tidak karena disebabkan serangan kanker mata.

Pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan dengan CT fundus pada kepala jika ditemukan indikasi kuat bahwa pasien menderita kanker mata.

Untuk memastikan penyebab kanker mata, maka akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilanjutkan pada tahap pengobatan jika telah terbukti kuat bahwa penderita terkena kanker mata.

Pembedahan

Upaya pembedahan atau operasi ini tentu saja menjadi tahapan yang sangat penting untuk mengangkat tumor di mata dan memutus rantai penyebaran kankernya supaya tidak menyebar ke organ terdekat yang lain. Jika sudah diangkat tumornya, maka pengobatan lanjutan bisa dilakukan baik dengan radioterapi atau kemoterapi.

Radioterapi

Radioterapi ini dilakukan untuk membunuh atau menghancurkan sel-sel kanker sampai tuntas supaya tidak menyebar ke mana-mana. Radioterapi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang kuat sehingga tumornya akan mati.

Kemoterapi

Setelah dilakukan pengobatan dengan operasi dan radioterapi, maka untuk lebih mengintensifkan pengobatannya, dilakukan tahapan berikutnya berupa kemoterapi.

Tim dokter biasanya akan melihat terlebih dulu kondisi pasien. Kalau kanker pada matanya tidak sampai menyebabkan kebutaan, artinya masih bisa melihat, maka pengobatan cukup dengan membunuh sel kankernya saja.

Namun, bila kondisinya sudah lebih parah, tidak bisa melihat, biasanya pengobatan dilakukan dengan pengangkatan pada mata sampai saraf optik.

Makanya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebaiknya, periksakan kondisi mata secara rutin untuk memastikan kesehatan Anda jangan menunggu sampai terkena gejala-gejala di atas.