Mendeteksi Kelainan pada tubuh Melalui Warna Kotoran

DokterSehat.Com – Tinja atau kotoran manusia umumnya berwarna coklat. Kotoran manusia berwarna coklat karena perpaduan antara bilirubin yang berasal dari sel darah merah yang telah mati dan cairan empedu yang berasal dari kandung empedu. Cairan empedu selanjutnya akan dimetabolisme oleh bakteri yang terdapat di dalam usus anda. Metabolisme ini akan menghasilkan produk sampingan yang disebut stercobilin.

8

Dan paduan antara bilirubuin dan stercobilin inilah yang akan membuat kotoran tampak berwarna kecoklatan. Ilustrasi kotoran manusia (sebenarnya bantal) Tanpa stercobilin, kotoran anda akan terlihat berwarna putih atau keabu-abuan. Karena itu, jika kotoran anda berwarna putih atau keabuan seperti itu, ini adalah salah satu tanda dan gejala bahwa anda mungkin sedang mengalami masalah dengan produksi cairan empedu, yang mungkin disebabkan karena saluran empedu tersumbat oleh batu empedu atau sesuatu yang lebih serius lagi seperti misalnya kanker pankreas. Selain itu, pada bayi yang baru lahir, tubuh belum dapat menghasilkan bilirubin.

Karena itu, kotoran akan terlihat berwarna kekuningan atau kehijauan. Karena pewarnaan kotoran hanya melibatkan cairan empedu saja. Setelah tubuh mampu menghasilkan bilirubin dari daur ulang sel darah merah yang telah mati, barulah kotoran bayi akan terlihat kecoklatan.

Mendeteksi kelainan pada tubuh melalui warna kotoran

Jika kotoran anda berwarna cokelat, hal ini berarti merupakan pertanda bagus bahwa anda sedang dalam kondisi yang relatif sehat dan tidak mempunyai masalah dalam produksi cairan empedu atau bilirubin. Sedangkan jika kotoran anda sedikit berbeda dengan warna kotoran pada umumnya bisa jadi ini adalah tanda anda sedang mengalami masalah kesehatan. Berikut beberapa warna kotoran manusia dan penyebabnya.

  • Merah
    Jika anda melihat kotoran anda berwarna merah, ini bisa menjadi pertanda adanya perdarahan internal pada usus atau daerah sekitar rektum atau anus anda. Namun anda jangan keburu khawatir, karena kotoran warna merah ini bisa juga diakibatkan hanya karena anda baru saja konsumsi makanan atau minuman berwarna. Selain itu, walaupun sangat jarang terjadi, hal ini bisa juga diakibatkan karena kelebihan produksi cairan empedu sehingga menyebabkan diare yang sangat hebat dan menyebabkan saluran pencernaan anda mengalami pendarahan.
  • Hitam
    Warna kotoran yang kehitaman bisa jadi diakibatkan karena pendarahan yang terjadi pada lambung atau tenggorokan. Walaupun pendarahan biasanya menyebabkan warna kotoran anda menjadi merah, namun pendarahan pada organ lambung atau tenggorokan anda akan menghasilkan warna kotoran yang hitam. Hal ini dikarenakan darah akan mengalami proses oksidasi ketika melewati cairan asam lambung dan menghasilkan warna kehitaman.
  • Kuning
    Kotoran berwarna kuning berarti terdapat banyak kandungan lemak dalam tinja anda. Dan hal ini bukanlah merupakan pertanda yang baik. Cobalah sedikit demi sedikit untuk mengubah pola makan tinggi lemak anda. Selain itu, kotoran warna kuning juga akan memiliki aroma dan bau yang sangat kuat, yang akan membuat waktu buang air besar anda menjadi saat-saat yang tidak nyaman.
  • Hijau
    Kotoran berwarna hijau terutama disebabkan karena waktu transit kotoran yang sangat singkat di usus. Hal ini akan menyebabkan proses “pewarnaan” kotoran menjadi sangat singkat dan menghasilkan kotoran dengan warna kehijauan. Selain itu, kotoran berwarna hijau juga bisa jadi merupakan indikator dari beberapa jenis infeksi bakteri, karena peradangan pada usus juga menyebabkan waktu transit kotoran menjadi singkat. Kotoran berwarna hijau ini juga bisa jadi diakibatkan karena gaya hidup anda yang memang seorang vegetarian. Karena zat klorofil yang terkandung dalam daun tidak dapat tercerna dan akan ikut terbawa bersama kotoran.