Menderita Myotonic Dystrophy, Tangan Gadis Ini Selalu Terkepal Saat Memegang Benda

DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 19 tahun bernama Louise Allen mengalami sebuah gangguan otot yang sangat langka yang disebut sebagai Myotonic Dystrophy. Gangguan ini membuat tangannya mengalami hal yang sangat unik, yakni jika Ia memegang sesuatu, tangannya seolah-olah langsung terkepal dan terkunci sehingga seakan-akan tangannya tertempel pada benda yang ia pegang. Sebenarnya, seperti apakah penyakit myotonic dystrophy ini?

doktersehat-myotonic-dystrophy-parkinson

Louise sudah merasakan gejala dari penyakit ini semenjak usianya 11 tahun. Namun, Ia hanya berpikir jika tangannya mengalami hal ini karena faktor cuaca dingin. Hanya saja, saat usianya berusia 18 tahun, Ia merasakan tangannya lebih sering terkunci saat memegang benda. Ia bahkan mengaku jika kadangkala tangannya bisa terus terkepal dalam hitungan detik atau beberapa menit dan hal ini sangatlah mengganggu. Yang menarik adalah, Ia baru tahu jika Ia sedang mengalami penyakit ini gara-gara melihat serial opera sabun di televisi yang berjudul Coronation Street. Salah satu karakter pada serial ini, Steve, memiliki gejala yang sama seperti yang terjadi pada Louise. Melihat adanya fakta ini, Ia pun segera memeriksakan diri ke St Luke’s Hospital di Bradford dan mendapatkan serangkaian tes.

Dua minggu setelah melakukan pemeriksaan, Louise dipastikan mengidap Myotonic Distrophy tipe 1 yang menyerang tangan, leher, wajah, hingga kaki bagian bawah. MD ini terjadi karena penurunan kekuatan otot, pelemahan otot, dan kontraksi otot secara progresif dan terus-menerus. Louise pun mengetahui jika penyakit ini Ia dapatkan dari faktor keturunan, entah itu dari sang ayah atau sang ibu.

Meskipun sudah mengetahui masalah kesehatannya, sayangnya Louise tidak bisa disembuhkan dan hanya bisa mengendalikan gejalanya. Ia mengaku rutinitas hariannya tidak begitu terganggu akan penyakit ini meskipun Ia akan mengalami kesulitan dalam melakukan beberapa hal layaknya membuka kaleng. Selain itu, kehidupan sosialnya juga agak terganggu mengingat Ia lebih mudah kelelahan dan bisa tidur dalam durasi dua kali lipat dalam sehari. Ia juga khawatir jika anaknya kelak akan mengalami hal yang sama.