Mendengkur Bisa Bertambah Parah Seiring Bertambahnya Usia

DokterSehat.Com – Mendengkur merupakan sebuah kondisi kesehatan yang cukup mengganggu. Bukan bagi yang saat tidur mendengkur, melainkan bagi orang-orang yang tidur bersebelahan dengan si pendengkur tersebut. Tidur di dekat orang yang mendengkur bisa mempengaruhi kualitas istirahat seseorang. Sebab, dengkuran memiliki pengaruh tersendiri bagi kenyamanan tidur seseorang.



Hal ini menjadi bermasalah, sebab semakin tua, kita semakin sulit mendapatkan tidur yang berkualitas. Dan parahnya, mendengkur juga bertambah buruk seiring bertambahnya usia.

Dalam sebuah wawancara dengan Rafael Pelayo dari Stanford Sleep Medicine Center, ia menjelaskan bagaimana mendengkur bisa terjadi dan mengapa semakin buruk pada pertambahan usia. Mendengkur terjadi ketika tenggorokan membatasi aliran udara selama Anda tidur, karena jalan napas menyempit dengan cara yang tidak wajar yang dapat dicegah oleh tubuh saat Anda tidak tidur. Meskipun mendengkur dapat terjadi pada berbagai kondisi dalam hidup Anda, namun usia dinilai juga berpengaruh pada intensitas mendengkur.

Saat Anda bertambah tua, berat badan Anda cenderung bertambah. Dan pola pertambahan berat badan ini telah berubah, sehingga seringkali terjadi penambahan berat pada area sekitar leher, sehingga tenggorokan semakin menyempit. Sifat alami otot juga berkurang, karena itu dengkuran Anda bertambah buruk, jelas Pelayo.

Selain itu, menurut Pelayo, perubahan hormon pada masa menopause juga berkontribusi pada penambahan berat badan.

Meskipun banyak produk yang menawarkan penyembuhan untuk dengkuran Anda, ada cara-cara alami seperti misalnya mengubah posisi tidur atau melakukan terapi pencegahan maupun pengobatan mendengkur.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bukan bahwa mendengkur berhubungan erat dengan berat badan, usia, dan hormon. Usahakan melakukan prosedur penyembuhan dengan cara alami dan kurangi pemakaian obat-obatan ya Ladies.