Mendapat Banyak Uang dari Sumbangan, Orang Tua Anak Penderita Kanker Malah Menolak Mengobatinya

doktersehat-sakit-infus-tangan
Photo Credit: Attila Malarik

DokterSehat.Com– Sebuah kasus yang sangat memilukan terjadi di Tiongkok. Orang tua dari seorang anak penderita kanker baru saja mendapatkan banyak uang dari penggalangan dana yang ditujukan bagi buah hatinya. Namun, bukannya mengobati sang anak, orang tua ini justru berkata bahwa sang anak sudah meninggal.

Dilansir dari South China Morning Post, pihak kepolisian sedang menginterogasi orang tua sang anak karena berbohong tentang kematian buah hatinya. Padahal, sang anak masih dalam keadaan hidup dan menderita.

Keluarga yang berasal dari kawasan pedesaan di Taikang, Provinsi Henan in baru saja mendapatkan 150.000 Yuan atau hampir Rp 330 juta setelah melakukan penggalangan dana secara online. Hanya saja, orang-orang yang menyumbang kemudian curiga karena tidak ada tindak lanjut yang diberitakan tentang kondisi kesehatan sang anak.

Salah seorang pemberi sumbangan pun bertanya tentang kondisi anak berusia 3 tahun ini. Namun, orang tuanya justru berkata bahwa sang anak sudah meninggal. Setelah diperiksa dengan lebih mendalam, diketahui bahwa sang anak ternyata masih hidup namun kondisinya semakin memburuk karena orang tuanya tidak benar-benar mengobatinya.

Pihak penyumbang mengetahui fakta ini setelah mendatangi rumah keluarga ini pada 5 April 2018 lalu. Mereka pun kemudian memaksa orang tua sang gadis kecil untuk membawanya ke rumah sakit di Beijing mengingat tumor yang dideritanya sudah mencapai otak.

Meskipun sudah ketahuan berbohong, ibu sang anak, Yang, tetap menolak untuk membawa sang anak ke rumah sakit karena berpikir jika biaya pengobatannya masih tidak cukup dan terapi yang dijalankan akan membuat sang anak semakin menderita.

Kini sang anak dirawat oleh Pusat Kesehatan di wilayah mereka tinggal. Sayangnya, kondisinya sudah sangat parah sehingga sulit untuk menjalani kemoterapi atau operasi.

Yang menolak tuduhan bahwa dirinya menggunakan uang sumbangan ini untuk kebutuhannya. Ia mengaku hanya menggunakan sedikit dari uang tersebut itupun untuk kebutuhan buah hatinya.

Semoga saja sang anak bisa mendapatkan pengobatan ya?