Mencegah Premenstrual Syndrome Dengan Pola Makan Sehat

DokterSehat.com – Premenstrual Syndrome atau yang sering disingkat dengan PMS adalah masalah yang terjadi pada fisik dan mental yang sering dialami kaum hawa sebelum atau dalam periode menstruasi. Para wanita akan terganggu dengan berbagai rasa sakit pada tubuhnya seperti diantaranya; kembung dan muntah, kram pada perut, sakit pada pinggul, ataupun mood yang berubah ubah. Bahkan beberapa wanita dapat mengalami kegelisahan, rasa sakit pada payudara mereka, dan mengalami depresi.



Berbagai cara dilakukan berbagai kalangan untuk mengatasi hal ini. Hal ini dikarenakan periode Premenstrual Syndrome ini dapat dengan mudah mengganggu keseharian seorang wanita. Telah banyak produsen obat yang membuat pereda nyeri haid, baik itu dalam bentuk obat biasa ataupun dalam bentuk cairan. Namun, obat ini dirasa belum bisa menjadi jawaban bagi kebutuhan wanita yang sedang mengalami masa premenstrual syndrome.

Banyak ahli yang percaya bahwa tingkat hormon estrogen berkaitan dengan menstruasi. Sehingga mereka menyarankan adanya pola makan yang benar agar dapat mengatur tingkat hormon estrogen. Berikut adalah beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam mengatur pola makan bagi para wanita yang inging mengurangi PMS.

Makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, atau roti dapat meringankan gangguan PMS, khususnya dalam perbaikan mood. Hal ini dikarenakan karbohidrat dapat mempengaruhi kadar gula darah. Saat kadar gula darah turun, tubuh akan mengeluarkan hormon adrenalin yang dapat mengurangi hormon progesterone yang ikut berperan dalam PMS.

Hormon serotonin dan dopamine dipercaya dapat meringankan gejala PMS pada sakit kepala, pinggul, atau ketegangan. Kedua hormon tersebut banyak ditemui pada makanan laut, sereal, gandum, daging atau susu yang kaya protein, kacang, ikan sarden, dan roti.

Baca Juga:  Paru-Paru Basah, Adakah Istilah Ini di Dunia Kedokteran?

Meminum air putih dengan takaran yang dianjurkan dalam sehari juga dapat membantu mengurangi PMS pada hal kembung atau mual-mual. Hal ini dikarenakan air membersihkan sistem pencernaan dan menyebarkan vitamin dan mineral ke seluruh tubuh. Namun, ada baiknya jus buah dihindari para wanita yang sedang mengalami PMS.

Mengkonsumsi makanan seperti daging, ikan, telur, dan sereal yang kaya akan vitamin B6 juga dipercaya menambah produksi hormon serotonin dan dopamine yang dapat mengurangi gangguan PMS.

Disamping menjaga pola makan yang benar, gangguan PMS juga dapat dikurangi dengan melakukan olahraga, meskipun olahraga dilakukan untuk meringankan sakit akibat kram dan meningkatkan mood.