Mencegah Masalah Pembengkakan Pada Jari

DokterSehat.Com – Pernahkah anda mengalami jari yang terlihat lebih menggemuk karena pembengkakan? Seringkali kita tidak mengerti apa yang menyebabkan pembengkakan pada jari ini meskipun akan terasa sangat tidak nyaman bagi tangan untuk melakukan berbagai aktifitas, layaknya mengetik pada layar komputer. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika pembengkakan pada jari biasanya disebabkan karena adanya timbunan cairan pada jari-jari yang disebut sebagai edema.



Jari yang membengkak sendiri seringkali disebabkan oleh adanya tumpukan cairan yang sangat berlebihan pada bawah kulit jari. Biasanya cairan ini akan terbuang alami secara tubuh namun karena terjadi hal yang tidak biasa, cairan ini justru mengendap pada jari-jari dan menyebabkan pembengkakan pada jari. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika timbunan cairan ini bisa disebabkan oleh adanya asupan natrium atau sodium yang sangat berlebihan dari apa yang kita makan. Dengan banyaknya asupan natrium atau sodium, maka cairan dalam tubuh khususnya yang ada pada area jari bisa sangat berlebihan dan terus tertahan disana.

Untuk menghindari pembengkakan pada jari ini, pakar kesehatan pun menyarankan untuk mengendalikan asupan natrium atau sodium dengan wajar sehingga masalah edema ini bisa dicegah. Pakar kesehatan dari American Heart Association sendiri menyebutkan jika kandungan natrium dalam garam setidaknya dibatasi hingga 1.500 mg saja untuk menghindari masalah edema. Untuk melakukan pembatasan ini, kita pun bisa menghindari beberapa makanan yang kaya kandungan natrium layaknya kentang goreng, keju, pizza, hingga keripik kentang.

Selain makanan yang kaya akan natrium, pakar kesehatan juga menyarankan untuk mengurangi makanan yang kaya akan kandungan cairan berlebihan layaknya buah-buahan dan sayuran yang kaya akan air layaknya seledri. Selain itu, ada baiknya kita juga bisa mengurangi konsumsi teh yang berlebihan meskipun teh memang dikenal sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga:  Sering Menenggak Alkohol Menyebabkan Resiko Kanker Lambung Meningkat Tajam