Mencegah Diabetes Harus Dilakukan Sejak Dini

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan di Indonesia sangat mengkhawatirkan gaya hidup sebagian besar masyarakat tanah air yang sangat beresiko menimbulkan penyakit diabetes. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penderita diabetes di tanah air. Mereka menyebutkan jika ada anggapan yang berkembang di masyarakat dimana diabetes adalah penyakit orang tua sehingga mereka tidak melakukan pencegahan penyakit ini sejak dini. Alhasil, saat mereka diketahui mengidap penyakit berbahaya ini, semua sudah terlambat. Lantas, apakah ada yang bisa kita lakukan untuk mencegah diabetes?

doktersehat-diabetes-gula-penyakit

Tahukah anda jika data kesehatan yang berasal dari WHO menyebutkan jika di dunia sendiri, 1,5 juta orang harus meregang nyawanya yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Padahal, andai kita mau menerapkan gaya hidup sehat, 80 persen kasus diabetes ini bisa dicegah dengan baik. Kita pun harus lebih baik dalam mengenal penyakit berbahaya ini sehingga bisa melakukan pencegahan dengan lebih efektif.

Paka kesehatan Professor Sidartawan Soegondo dari Universitas Indonesia menyebutkan jika ada banyak faktor pemicu munculnya diabetes, dari berat badan yang berlebihan, gaya hidup tidak sehat, dan riwayat keluarga yang memiliki diabetes. Namun, belakangan ini gaya hidup masyarakat, khususnya dalam pola makan semenjak usia yang dini, bisa menimbulkan penyakit diabetes muncul.

Kita bisa melihat contoh yang ada di masyarakat umum dimana banyak orang tua yang berpikir jika anak yang gemuk adalah anak yang lucu dan sehat. Padahal tumpukan lemak pada tubuh anak yang dikombinasikan dengan minimnya aktivitas fisik adalah pemicu utama dari munculnya diabetes di masa depan. Selain itu, anak-anak sejak kecil tidak dikenalkan dengan makanan sehat layaknya sayur mayur dan juga buah-buahan, dan juga kecenderungan anak dimanjakan dengan makanan yang manis dan kaya gula tentu akan meningkatkan resiko terkena diabetes di kemudian hari. Karena banyak masyarakat yang menyepelekan hal ini, maka kini banyak penderita diabetes yang berusia kurang dari 40 tahun.