Menangis Saat Menonton Film Ternyata Bisa Menyehatkan Mental

DokterSehat.Com – Apakah anda termasuk orang yang suka menghabiskan waktu untuk menonton film di akhir pekan seperti sekarang ini? Jika kita cermati, kini, semakin banyak film berkualitas yang bisa menguras emosi kita sehingga kita pun akhirnya menangis tersedu-sedu. Meskipun terlihat memalukan karena kita terlihat cengeng hanya gara-gara sebuah film, pakar kesehatan menyebutkan bahwa menangis saat menonton film ternyata bisa memberikan manfaat kesehatan bagi psikologis kita. Seperti apakah manfaat kesehatan tersebut?



Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Oklahoma menyebutkan jika mereka yang menangis saat menonton film ternyata mampu mengeluarkan sisi emosionalnya secara sehat. Tanpa kita sadari, jika kita melepaskan tangisan saat menonton film ini, kita juga melepaskan berbagai beban pikiran yang ada dalam pikiran. Hal ini ternyata bisa berimbas positif dalam hal menurunkan stress dalam tubuh.

Jennifer Barnes, PhD, seorang asisten professor psikologi dari universitas tersebut menyebutkan bahwa saat kita mengagumi seorang karakter di dalam film atau serial drama, maka kita bisa menurunkan rasa kesepian yang sedang melanda. Bahkan, menurut beliau, hal ini membuat kita terkoneksi dengan karakter dalam film tersebut sehingga akhirnya ikut meningkatkan kecerdasan emosional. Barnes berkata bahwa otak kita ternyata tidak benar-benar mampu membedakan antara hubungan pada dunia nyata dengan dunia fiksi. Karena alasan inilah, kita merasa memiliki keterikatan atau dekat dengan karakter pada film atau serial yang kita ikuti. Rasa keterikatan ini ternyata juga ikut melatih kepekaan emosional kita pada orang lain.

Dalam penelitian ini, pakar kesehatan membagi partisipan penelitian menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok memiliki serial favorit yang kerap ditonton dan kelompok lainnya tidak. Hasilnya adalah, mereka yang rutin menonton serial favoritnya dan bahkan bisa menangis saat melihatnya cenderung lebih baik dalam mengenali emosi yang dimiliki oleh orang lain jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menonton film atau serial.