Menanam Tanaman di Dalam Ruangan Ternyata Banyak Manfaatnya

DokterSehat.Com – Sebagian orang ternyata memiliki hobi memelihara tanaman di dalam ruangan. Selain cenderung lebih mudah dan lebih bersih untuk dilakukan jika dibandingkan dengan menanam di luar rumah, adanya tanaman di dalam ruangan ternyata bisa membuat ruangan terlihat lebih segar dan cantik. Pakar kesehatan juga menyebutkan jika ada manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan andai memelihara tanaman di dalam ruangan. Apa sajakah manfaat kesehatan tersebut?



Membuat kesehatan pernafasan menjadi lebih baik
Dengan adanya tanaman di dalam ruangan, maka karbondioksida yang dikeluarkan oleh penghuni rumah saat bernafas bisa diserap oleh tanaman tersebut saat melakukan proses fotosintesis. Hasil dari fotosintesis ini bisa menyediakan oksigen yang lebih banyak di dalam rumah sehingga udara di dalam rumah akan jauh lebih segar dan sehat. Tak hanya itu, sebuah penelitian menyebutkan jika adanya tanaman di dalam ruangan ternyata bisa membantu penyerapan racun yang bisa berasal dari asap rokok, cat, dan dari karpet. Dalam waktu 24 jam saja 87 persen dari racun-racun tersebut bisa diserap.

Menurunkan resiko terkena asma dan alergi
Penelitian kesehatan yang dilakukan di University of Agriculture di Norwegia menyebutkan bahwa memelihara tanaman hias di dalam rumah bisa membuat kita meringankan gejala alergi. Adanya tanaman ini akan membantu menurunkan debu sekaligus menjaga kadar kelembaban di dalam rumah tetap normal. Alhasil, kita tidak akan mudah terkena asma, batuk, sakit tenggorokan, dan masalah pernafasan lainnya.

Baik untuk kesehatan mental
Adanya tanaman di dalam rumah membuat rumah kita memiliki sentuhan alami yang segar. Hal ini ternyata bisa berpengaruh positif dalam menurunkan kadar stress dengan signifikan dan membuat suasana hati kita cenderung lebih stabil.

Mempercepat pemulihan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien yang baru saja menjalani operasi akan lebih cepat pulih andai di dalam kamarnya disediakan tanaman hias. Tak hanya itu, para pasien ini cenderung memiliki tekanan darah yang lebih stabil, tidak tergantung dengan obat penghilang rasa sakit, dan juga tidak mudah stress.