Meminum Air Garam di Pagi Hari Ternyata Sangat Menyehatkan

DokterSehat.Com – Saat bangun tidur, kita tentu akan langsung merasakan haus karena tubuh mengalami dehidrasi akibat semalaman tidak mendapatkan asupan cairan selama tidur. Air minum pun cenderung menjadi hal pertama yang akan kita cari untuk menghilangkan haus ini. Namun, tahukah anda, jika kita meminum campuran air garam di pagi hari, tidak selalu persis setelah bangun tidur, namun setidaknya dilakukan di pagi hari, akan memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh. Apa sajakah manfaat dari mengkonsumsi campuran air garam yang kaya mineral ini di pagi hari?

shutterstock_34531087 copy

Pakar kesehatan menyebutkan jika kita meminum air yang dicampurkan sedikit garam di pagi hari, maka kita akan mendapatkan sistem metabolisme tubuh yang jauh lebih lambat. Air pun akan cenderung diserap secara lebih baik pada tubuh sehingga masalah dehidrasi pun bisa teratasi. Hal ini tentu akan sangat berbeda jika kita hanya memperbanyak konsumsi air putih yang seringkali akan berujung pada semakin seringnya kita melakukan buang air kecil. Selain itu, jika kita mengkonsumsi air putih yang dicampur dengan garam dengan takaran 1,5 sendok teh setiap harinya, maka kita pun akan mengembalikan keseimbangan cairan dan juga tekanan darah.

Meminum campuran air dan garam ternyata bisa memberikan dampak positif bagi kelenjar ludah. Hal ini dikarenakan minuman ini akan mengaktifkan kelenjar ludah sehingga produksi amilase yang merupakan enzim yang ikut berperan pada proses pencernaan akan menjadi lebih baik. Selain itu, meminum campuran air dan garam di pagi hari diyakini akan menstimulasi asam klorida dan berbagai enzim-enzim lain yang akan sangat penting dalam menyerap berbagai nutrisi makanan dengan lebih baik.

Manfaat terkhir meminum campuran air dan garam di pagi hari ternyata adalah bisa mencegah berbagai penyakit kronis. Jika tubuh kekurangan garam, ternyata di dalam akan terjadi kenaikan hormon adosteron dan juga enzim renin. Jika hal ini terjadi, sirkulasi darah pun akan mengalami gangguan dan bisa memicu penyakit pada organ kardiovaskular dan juga sindrom metabolisme tubuh.