Terkena Fibroid, Wanita Ini Masukkan Lintah ke Tubuhnya

lintah_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/lostandcold

DokterSehat.Com– Nina Evans didiagnosis terkena masalah fibroid pada 2003 lalu. Kondisi ini membuatnya kesulitan untuk memiliki anak. Ia pun mengaku frustrasi dengan kondisi ini meskipun tetap berusaha untuk mengobatinya dengan berkali-kali meminta bantuan dokter.

Dilansir dari Daily Mail, Nina memang sudah memiliki satu orang anak, namun ia ingin memberikan adik bagi buah hatinya. Sayangnya, terlalu banyak mioma di dalam rahim wanita berusia 45 tahun ini sehingga membuatnya kesulitan untuk kembali mendapatkan kehamilan.

Lelah dengan berbagai pengobatan konvensional yang dialaminya, Nina pun kemudian mencari pengobatan alternatif. Salah satu terapi yang kemudian ia temukan adalah menggunakan lintah untuk mengobati masalah fibroid. Meski terlihat mengerikan, Nina memilih untuk menggunakan terapi ini demi bisa kembali mendapatkan anak.

“Sebelumnya aku juga pernah melakukan terapi dengan lintah untuk masalah kesehatan lainnya. Karena alasan ini pulalah aku tak ragu untuk menggunakan hewan ini lagi,” ucap Nina.

Wanita dari London, Inggris ini kemudian pergi ke St. Petersburg, Rusia untuk melakukan terapi ini. Disana, lintah kemudian dimasukkan ke dalam leher rahimnya. Lintah ini sebelumnya tidak diberi makan selama empat bulan. Setelah dimasukkan ke dalam rahim, maka lintah ini akan menghisap darah. Setelah kenyang, lintah ini akan secara alami keluar dari tubuh pasien.

Untuk memasukkan lintah ini, para dokter alternatif ini memakai peralatan speculum yang ditempelkan pada organ vital Nina. Kondisi ini memang sangat tidak nyaman, namun lintah berjumlah 3 ekor ini kemudian keluar dengan sendirinya setelah setengah jam berada di dalam tubuh Nina.

Tujuh hari setelah melakukan terapi ini, kondisi Nina terasa jauh lebih baik. Setelah lima kali memasukkan lintah di Russia, Nina kini memasukkannya sendiri di rumahnya di London setiap malam. Delapan bulan setelah mulai menggunakan terapi lintah, masalah fibroidnya sudah menurun dengan signifikan dan kini ia kembali mendapatkan kehamilan.