Memasuki Trimester Ketiga, Apa yang Sebaiknya Dilakukan Oleh Ibu Hamil?

DokterSehat.Com – Setelah berjuang cukup lama, akhirnya ibu akan memasuki kehamilan di trimester ketiga atau tahapan terakhir dari kehamilan. Masa-masa ini akan menjadi momen paling mendebarkan bagi ibu hamil. Sembari menunggu proses persalinan, ada baiknya ibu hamil melakukan beberapa hal ini untuk memastikan kondisi sang buah hati dan juga sang ibu tetap. Lantas, apa sajakah yang bisa dilakukan oleh ibu hamil saat memasuki trimester ketiga?

doktersehat-kehamilan-mengecat-rambut-berbahaya

Pakar kesehatan menyebutkan jika kehamilan trimester ketiga adalah masa dimana ibu harus lebih baik dalam memperhatikan berbagai gerakan pada janinnya dengan lebih baik. Karena ukuran janin di dalam kandungan sudah cukup besar, pastilah gerakan bayi akan cukup aktif dan terasa. Ibu pasti akan cukup mengetahui dimana atau apa saja gerakan dari sang buah hati, bahkan andai sang bayi tertidur. Jika ada perubahan aktifitas yang tidak normal, ada baiknya hal ini segear diperiksakan ke dokter kandungan.

Karena sudah menjelang proses persalinan, maka inilah waktu yang tepat bagi ibu hamil untuk mempelajari proses persalinan sekaligus tanda-tanda kelahiran nantinya. Beberapa hal mendetail layaknya bukaan pertama atau bahkan tips mengatasi kram sebelum proses persalinan tentu harus dipelajari dengan seksama agar proses persalinan nantinya akan berlangsung dengan lancar dan aman.

Untuk menjaga kesehatan ibu sekaligus janinnya, ibu tentu harus tetap mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi dengan teratur. Trimester ketiga kehamilan adalah masa dimana berbagai nutrisi makanan bisa berpengaruh besar pada pertumbuhan janin. Pakar kesehatan menyarankan ibu untuk memperbanyak asupan zat besi untuk memastikan produksi sel darah merah tetap terjaga. Salah satu minuman yang kaya akan zat besi adalah jus jeruk yang nikmat. Selain itu, jika ada senam atau peregangan khusus ibu hamil, ada baiknya diikuti agar tubuh bisa menjadi lebih siap menghadapi proses persalinan.

Baca Juga:  Beberapa Gangguan Kesehatan Yang Menyerang Jika Kita Menyalakan Lampu Saat Tidur

Ibu juga sebaiknya mulai melakukan pemijatan secara teratur pada perutnya untuk membuat peredaran darah lebih lancar dan kulit pada perut yang meregang menjadi lebih rileks. Pijatan dan sentuhan pada perut juga bisa membuat hubungan sang ibu dengan janinnya menjadi lebih intim.