Melamun Tanda Tidak Bahagia?

DokterSehat.Com– Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menjaga gaya hidup yang sehat seperti menjaga pola makan, tidur dengan waktu yang cukup, rutin berolahraga, menghindari asap rokok, dan lain sebagainya. Tak hanya tentang kesehatan fisik, pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk menjaga kesehatan psikis kita. Sayangnya, gaya hidup manusia modern cenderung membuat kita mudah terkena stress yang memicu datangnya rasa tidak bahagia.

doktersehat-stres-picu-demensia

Salah satu tanda psikis kita sedang tidak sehat, terkena stress, dan tidak bahagia ternyata adalah kebiasaan kerap melamun atau berkhayal. Banyak orang yang melakukannya sembari naik kendaraan umum, saat bekerja, di kamar mandi, dan di berbagai waktu lainnya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University dengan memakai aplikasi ponsel, disebutkan bahwa mereka yang lebih bahagia cenderung memiliki kesadaran lebih baik dan terus terlibat pada apa yang sedang Ia lakukan. Dalam penelitian ini, ditemukan pula fakta bahwa berkhayal tentang sesuatu hal meskipun yang dikhayalkan adalah hal-ha yang netral, ternyata mampu merusak suasana hati dan membuat rasa kurang bahagia.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa dengan berkhayal, maka pikiran kita cenderung dikuasai oleh hal-hal yang negatif seperti penyesalan, rasa khawatir, dan berbagai pikiran yang tidak menyenangkan lainnya. Memang, 96 persen orang dewasa terkadang masih suka melamun atau memikirkan banyak hal, namun, ada baiknya kita tidak sering-sering melakukannya karena bisa menyebabkan kecanduan dan justru membuat kita semakin tidak bahagia.