Melamun Sebabkan Lebih Sulit Tidur

DokterSehat.com – Pengetahuan yang berkembang selama ini menyebutkan bahwa insomnia umumnya dipengaruhi oleh factor makanan, tingkat stress, sampai hormonal. Akan tetapi ternyata ada satu kebiasaan kecil yang ternyata juga memicu timbulnya insomnia atau gangguan sulit tidur, yakni melamun.



Menurut sebuah riset terbaru yang dipimpin oleh dr. Sean Drummond mendapati adanya fakta bahwa seorang pelamun justru lebih mungkin mengalami gangguan sulit tidur. Area otak pada orang-orang yang gemar melamuni ini cenderung tidak dapat diistirahatkan setelah melakukan tugas yang rumit. Hal inilah yang mengakibatkan para pelamun mengalami kesulitan menikmati waktu tidur. Kondisi tersebut juga menyebabkan para pelamun yang mengalami insomnia harus berupaya lebih keras dalam berpikir dibanding orang-orang yang tidak mengalami insomnia.

Professor psikiatri dari University of California, dr. Sean Drummond memaparkan bahwa penderita insomnia tak hanya mengalami kesulitan tidur pada malam hari, namun juga mengalami penurunan efektivitas kerja otak pada siang hari. Hal ini disebabkan oleh kurangnya selektivitas berpikir. Orang yang tidak mengalami gangguan insomnia dapat meggunakan kemampuan berpikir selektif yang jauh lebih baik daripada mereka yang mengidap insomnia.

Dalam studi yang melibatkan 50 responden, peneliti membandingkan hasil pemindaian otak dari kelimapuluh responden tersebut. 25 responden adalah penderita insomnia, semntara 25 lainnya adalah responden yang tidak mengalami insomnia. Selanjutnya seluruh responden diminta untuk mengerjakan tugas yang sama. Hasilnya para responden yang mengalami insomnia mengalami kesulitan dalam mengembalikan kemampuan otak kembali normal pasca berpikir keras.