Melahirkan Anak Kedua Lebih Mudah dari Melahirkan Anak Pertama, Benarkah?

DokterSehat.Com– Cukup banyak wanita yang mengaku lebih tenang saat menjalani kehamilan kedua karena berpikir jika proses kelahirannya akan cenderung lebih mudah untuk dilakukan dibandingkan dengan saat melahirkan anak pertama. Sebenarnya, apakah anggapan ini benar adanya?

doktersehat-kehamilan-hamil

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi anggapan melahirkan anak kedua lebih mudah untuk dilakukan seperti sebagai berikut.

Pengalaman melahirkan sebelumnya
Karena sudah pernah melahirkan sebelumnya, ibu tentu sudah paham tentang proses persalinan dan mengenali tanda-tandanya. Mereka juga akan lebih baik dalam mempersiapkan persalinan dengan lebih baik. Tak hanya itu, rahim juga sudah menyesuaikan diri menghadapi persalinan dengan lebih baik sehingga otot-otot, jaringan, serta tulang yang sebelumnya sudah pernah meregang demi memberikan jalan lahir bagi bayi juga akan lebih lancar melakukan proses ini.

Memahami gejalanya
Saat pertama kali hamil, banyak ibu yang mengaku kebingungan dengan adanya perubahan dalam kondisi janin di dalam kandungan. Sebagai contoh, saat muncul kontraksi palsu, mereka segera mendatangi dokter kandungan karena berpikir jika saat persalinan tiba. Padahal, hal ini belum tentu tanda awal dari kelahiran. Hal ini cenderung tidak akan terjadi pada kehamilan kedua.

Sayangnya, anggapan bahwa melahirkan anak kedua lebih mudah untuk dilakukan ternyata tidak sepenuhnya benar. Banyak ibu yang mengaku kesulitan utnuk melahirkan anak keduanya karena beberapa faktor seperti jarak anak pertama dan kedua yang terlalu jauh, proses persalinan yang berbeda seperti melahirkan dengan normal pada anak pertama namun harus melahirkan dengan cesar di persalinan kedua. Tak hanya itu, bisa jadi ibu mengalami komplikasi kehamilan yang tentu akan membuat mereka kesulitan dalam melakukan proses persalinan dengan normal.

Baca Juga:  Akan Melahirkan Sendiri, Dokter Ini Masih Sempat Membantu Persalinan pasien

Agar tetap lancar, ibu hamil harus kerap berkonsultasi dengan dokter selama proses kehamilan, khususnya menjelang waktu persalinan agar bayi bisa dilahirkan dengan lancar dan sehat.