Mata Belekan Memberi Tahu Informasi Kondisi Kesehatan Anda

mata-belekan-doktersehat
Photo Credit: Salud Movil

DokterSehat.Com– Mata seseorang pasti mengalami belekan yaitu kotoran mata yang mengeras dari campuran lendir dan air mata yang keluar dari kelenjar yang terdapat pada kelopak mata. Belek akan terbentuk pada waktu tertentu, seperti saat tidur, mata terkena debu, atau kelilipan.

Lendir yang terpadat di mata berfungsi membantu melindungi mata dari kotoran, bahan kimia berbahaya, dan bahan asing lainnya. Belek tidak berbahaya, namun perubahan jumlah dari mata bisa memberi petunjuk pada masalah kesehatan yang mungkin dimiliki seseorang.

Apa itu belekan?
Belekan mengacu pada penumpukan lendir di mata. Pada siang hari, setiap kali seseorang berkedip, mata menyiram kotoram di permukaan mata. Karena mata menghasilkan lendir dalam jumlah kecil, kebanyakan orang tidak pernah menyadarinya.

Pada malam hari, bila seseorang tidak berkedip, lendir bisa terbentuk. Kelopak mata yang tertutup memungkinkannya terbentuk di sepanjang bulu mata dan di saluran air mata.

Penyebab belekan
Semua orang menghasilkan lendir yang menyebabkan mata belekan. Ini normal untuk mata yang sehat. Namun, beberapa perubahan gaya hidup atau kesehatan mata bisa menyebabkan mata mengalami kelebihan lendir. Perubahan ini juga bisa membuat lendir berwarna kuning menempel pada mata.

Penyebab lendir berlebih meliputi:

  • Produk mata: Beberapa produk mata, seperti kosmetik atau lensa kontak, dapat mengganggu mata dan menyebabkannya menghasilkan lebih banyak belek.
  • Kotoran dan debu di sekitar mata: Bila mata telah mengumpulkan debu di sekitar mata, seperti saat seseorang tidur tanpa membersihkan maskara yang bisa menjengkelkan. Mata akan menghasilkan lendir tambahan yang kemudian bisa terjebak di mata dan di bulu mata.
  • Perubahan cuaca atau iklim: Beberapa orang menghasilkan lebih banyak pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, seperti pada musim alergi atau cuaca dingin.

Belekan yang berwarna kuning muda sudah jelas pertanda sehat. Lendir di mata telah mengering pada saat Anda bangun tidur. Tapi Anda mungkin akan merasa risih ketika belakan di siang hari.

Namun jika lendir sangat kental, berwarna hijau, kuning tua atau timbul rasa sakit karena kemerahan di mata, bisa jadi itu pertanda adanya infeksi mata. Siapapun merasakan gejala seperti ini harus segera menemui dokter mata.

Jenis lendir mata
Selain lendir yang sehat, ada banyak jenis lendir mata lainnya. Beberapa infeksi dan kondisi kesehatan mata dapat menyebabkan lendir mata yang tidak normal atau menyakitkan.

Jenis lendir mata meliputi:

  • Konjungtivitis atau mata merah muda: Mata merah muda menyebabkan mata menjadi merah dan iritasi. Mungkin ada lendir hijau, putih, atau kuning. Beberapa orang merasa ada sesuatu yang terjebak di mata. Hal ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau reaksi alergi.
  • Konjungtivitis bakteri atau infeksi mata lainnya: Beberapa bentuk konjungtivitis adalah bakteri dan memerlukan antibiotik. Infeksi ini bisa membuat mata merah muda dan bengkak, nyeri, dan bisa menyebabkan demam.
  • Bengkak atau benjolan: Kelenjar yang tersumbat di kelopak mata. Ini biasanya menyebabkan pembengkakan atau benjolan. Kulit bisa terasa sakit dan gatal tapi biasanya sembuh sendiri dengan kompres hangat.
  • Cedera mata: Cedera pada mata, seperti kornea yang tergores, bisa menyebabkan mata membengkak dan gatal. Mungkin terasa seolah ada sesuatu di mata. Jika cedera menjadi terinfeksi, mungkin ada cairan yang tebal.
  • Saluran air mata yang tersumbat: Hal ini dapat menyebabkan lendir mata lengket dan tebal, dan mungkin terasa sakit.
  • Benda di mata: Lensa kontak bisa mengering, menjadi lengket di mata dan mungkin terlepas mendekati bagian atas kelopak mata. Bulu mata atau benda kecil lainnya juga bisa mengiritasi mata. Mata akan menjadi sangat berair dan mungkin sensitif terhadap cahaya dan menghasilkan lendir.

Belek mata pada bayi
Bayi memproduksi lendir mata dan bisa terkena infeksi mata. Seorang bayi yang memiliki jumlah belek mata mirip dengan orang dewasa biasanya sehat.

Beberapa bayi yang baru lahir memiliki saluran air mata yang tidak sepenuhnya berkembang. Hal ini dapat menyebabkan saluran menjadi terhalang. Bayi dengan saluran air mata yang tersumbat mungkin memiliki lendir hijau atau kuning sepanjang hari dan tidak hanya saat mereka bangun tidur. Ini biasanya bisa disembuhkan di rumah dengan kompres hangat.

Jika mata menjadi merah atau bengkak, bayi Anda mungkin terkena infeksi dan perlu penanganan dokter. Anak-anak yang tersumbat saluran air mata tidak membaik pada usia satu tahun pertama, mungkin bayi memerlukan pembedahan untuk membuka saluran air mata.

Menyingkirkan belek
Kebanyakan belek adalah tanda bahwa mata sehat dan menyingkirkan kotoran dan debu. Menjaga Kesehatan mata, termasuk membersihkan riasan wajah di malam hari dan menjaga mata tetap bersih dengan menyeka mata tertutup dengan lap bersih yang hangat bisa membantu mengurangi belek.

Pada orang dengan mata kering, tetes mata juga bisa membantu. Tetes mata dari merek yang berbeda tersedia di supermarket, meski berbicara dengan dokter sebelum membeli dianjurkan untuk memastikan produk tersebut aman digunakan.

Orang yang menggunakan lensa kontak dan ingin mengurangi belek, mereka harus melepas lensa kontak di malam hari. Mereka juga harus mengganti lensa kontak seperti yang diperintahkan oleh dokter mata dan menggunakan solusi yang tepat untuk membersihkan lensa mereka.

Beberapa orang memperhatikan lebih banyak belek setelah tidur. Kompres dengan air hangat di atas mata selama 3-5 menit dapat membantu mengurangi lendir di mata.

Jika lendir menyebabkan kelopak mata tetap tertutup di pagi hari, seseorang harus berbicara dengan dokter mata untuk menyembuhkan infeksi.

Kesimpulannya, belek adalah normal dan bukan tanda bahwa ada sesuatu yang salah. Beberapa infeksi mata juga menyebabkan gejala yang serupa, namun penting untuk mengetahui perbedaan antara lendir mata normal dan berbahaya.

Pengobatan infeksi mata dengan segera dapat mencegahnya semakin parah. Beberapa tanda bahwa lendir mata bisa menjadi masalah antara lain:

  • Tiba-tiba terjadi perubahan pada lendir mata
  • Keluar lendir mata yang menyakitkan
  • Mata merah
  • Berlendir setelah cedera mata
  • Sakit mata
  • Mata mengalami kepekaan cahaya
  • Perubahan fungsi peglihatan

Mata harus selalu melindungi diri dari bahan yang mengganggu, termasuk debu, bulu, maskara, dan bulu hewan peliharaan. Dengan menghasilkan cairan yang sehat, mata membersihkan diri dan mengurangi risiko infeksi.

Anda harus menjaga kesehatan mata dengan memantau jumlah belek mata. Bila lendir mata keluar disertai rasa sakit, disarankan Anda segera menghubungi dokter atau Anda dapat berkonsultasi secara online dengan doktersehat.com.