Marah Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika emosi negatif bisa memberikan dampak buruk secara langsung bagi kesehatan tubuh. Banyak orang yang berkata jika mereka yang cenderung mudah marah atau tersulut emosinya akan beresiko meningkatkan resiko gangguan pada organ kardiovaskular, apakah hal ini benar adanya?

shutterstock_238107721 copy

Pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika mitos yang dipercaya masyarakat ini benar adanya. Marah ternyata bisa meningkatkan resiko seseorang terkena serangan jantung, apalagi jika orang yang marah juga memiliki masalah obesitas. Dengan sering-sering mengeluarkan amarah, resiko terkena penyakit jantung bahkan bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Pakar kesehatan juga menyebutkan jika telah banyak sekali referensi penelitian yang menunjukkan adanya kaitan erat antara sifat temperamental dengan meningkatnya resiko terkena penyakit jantung yang mematikan.

Selain pada jantung, sifat temperamental ternyata juga bisa meningkatkan resiko terkena gangguan pada saluran pernafasan. Jika kita mau mencermati, saat kita marah kita akan cenderung kesulitan mengatur pernafasan dan cenderung akan lebih mudah terengah-engah, apalagi jika marah juga disertai dengan teriakan atau mengeluarkan banyak kata dengan cepat. Jika anda adalah penderita asma, kombinasi emosi dengan nafas yang cenderung terengah-engah tentu akan menjadi kombinasi yang sangat buruk, bukan?

Marah tentu akan berkaitan erat dengan stress ataupun depresi. Hormon stress atau kortisol akan muncul jika seseorang marah sehingga jika kita marah atau tidak puas dengan sebuah kondisi, maka rasa ini akan muncul dalam waktu yang cukup lama dan pada akhirnya menyebabkan depresi. Sistem kekebalan tubuh juga diyakini akan jauh lebih melemah jika kita marah sehingga kita pun akan cenderung lebih mudah terserang berbagai macam penyakit.