Manusia Pohon Ini Akhirnya Mendapatkan Tangannya Kembali

DokterSehat.Com – Abul Bajandar yang berasal dari Bangladesh dikenal luas dengan sebutan manusia pohon. Sebutan ini muncul karena di hampir seluruh tubuhnya muncul kutil dengan jumlah dan ukuran yang luar biasa. Bahkan, di tangan dan kakinya, ada 5 kg kutil yang membuatnya kesulitan untuk menggerakkan anggota badan tersebut. Beruntung, setelah melakukan 16 kali prosedur operasi pada tahun 2016 kemarin, Abul Bajandar akhirnya mulai mampu menggerakkan kedua tangan dan kakinya kembali. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-kutil-papilloma

Dilansir dari kantor berita AFP, Bajandar diketahui terkena penyakit epidermodysplasia verruciformis atau bisa disingkat sebagai EV saja. EV sendiri adalah kondisi genetik langka yang membuat penderitanya terkena kutil dalam jumlah yang luar biasa sehingga kesulitan untuk melakukan aktifitas normal. Kebanyakan penderita EV disebut sebagai manusia pohon atau manusia akar karena terkena infeksi tak terkendali oleh human papillomavirus atau HPV.

Pakar kesehatan dr. Samata Lal Sen yang beradal dari divisi bedah plastik di Dhaka Medical College Hospital, Bangladesh, menyebutkan jika pengobatan Bajandar yang masih berusia 27 tahun ini adalah hal yang luar biasa bagi dunia kesehatan. Setelah melakukan 16 kali proses pembedahan, tangan dan kaki Bajandar sudah hampir sembuh dan diyakini dalam 30 hari ke depan tinggal mendapatkan bedah minor untuk mengembalikan tangannya ke bentuk semula.

Pihak Dhaka Medical College Hospital sendiri membebaskan semua biaya pengobatan demi Bajandar mengingat dia berasal dari keluarga yang miskin di daerah Khulna. Ia sendiri tak percaya mampu menggendong putrinya dengan tangannya kembali setelah sebelumnya tidak bisa menggerakkan tangannya sama sekali. Ia pun berharap jika kondisinya sudah sembuh dan kutilnya tak kembali lagi, Ia bisa kembali bekerja.

Baca Juga:  Kutil - Definisi, Gejala, Diagnosis

Sebelum kasus Bajandar menjadi perhatian media internasional, sebenarnya kasus manusia akar juga muncul di Indonesia dan menerpa Dede Koswara. Sayangnya, Dede meninggal pada bulan Januari 2016 silam karena mengalami komplikasi pada berbagai organ tubuhnya baik itu ginjal, otak, paru-paru, hingga liver.