Bolehkah Ibu Hamil Makan Mentimun? Ini Penjelasannya

Doktersehat - Mentimun
Photo Credit: Flickr.com/silva erglis

DokterSehat.Com– Mentimun atau orang Indonesia biasa menyebutnya dengan timun adalah sayuran yang biasanya tersaji dalam lalapan. Mitos yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa mentimun sebaiknya dihindari oleh ibu yang sedang hamil, apakah hal ini adalah sesuatu yang benar?

Hingga kini belum ada penelitian yang mengatakan bahwa mentimun adalah sayuran yang dilarang dikonsumsi ibu hamil. Justru sebaliknya, mentimun dipercaya mampu mengatasi dehidrasi dan baik untuk menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, sayuran ini kaya akan beta-karoten, mangan, vitamin C, serta beberapa antioksidan flavonoid yang  dapat menangkal radikal bebas. Radikal bebas dapat mengundang sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, penurunan daya penglihatan, serta penyakit Alzheimer.

Berikut ini adalah beberapa manfaat mentimun yang bisa didapatkan oleh ibu hamil, di antaranya:

  1. Mengatasi sembelit

Ibu hamil sering menderita sembelit, untuk mengatasi hal ini ternyata kulit mentimun kaya akan kandungan serat yang berguna untuk melancarkan sistem pencernaan sehingga dapat mencegah sembelit.

  1. Menurunkan tekanan darah

Meminum infused water metimun dapat membantu menurunkan tekanan darah, karena mnetimun mengandung kalium yang dapat mengatur jumlah garam pada ginjal.

  1. Mengatasi infeksi

Mentimun memiliki kandungan antioksidan alami yang cukup tinggi, sehingga dapat melindungi tubuh Anda dari serangan infeksi dan berbagai jenis penyakit.

  1. Menjaga kondisi mood

Kandungan vitamin B dalam mentimun berfungsi untuk menjaga mood Anda tetap dalam kondisi stabil. Kondisi tersebut sekaligus menjaga pertumbuhan janin menjadi lebih optimal.

  1. Menjaga kadar gula darah

Konsumsi mentimun dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tidak naik. Selain itu, mentimun juga mengandung natrium dan juga mineral yang berguna untuk mengontrol tekanan darah sehingga menjauhkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

  1. Mengurangi selulit

Kandungan kolagen di dalam mentimun juga akan membantu mengurangi selulit pada perut sebagai salah satu dampak dari kehamilan.

  1. Membantu perkembangan janin

Kandungan vitamin C, B1, B3, B2, asam folat, seng, kalium, magnesium, dan zat besi dalam mentimun dapat membantu perkembangan janin yang ada dalam kandungan. Selain itu, mentimun juga mengandung vitamin K yang dapat meningkatkan kesehatan tulang ibu hamil.

  1. Mengatasi pembengkakan

Kandungan asam askorbat dan asam caffeic dalam mentimun bermanfaat mengurangi kadar retensi air sehingga dapat digunakan untuk mengurangi bengkak pada ibu hamil, terutama pada area mata.

  1. Mencegah kanker

Saponin merupakan senyawa fitokimia pada mentimun yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan sistem imun, dan mencegah kanker terhadap ibu hamil.

  1. Menurunkan berat badan

Naiknya berat pada ibu hamil adalah sesuatu yang tak mungkin terelekan. Namun bagi Anda yang mencoba untuk menurunkan berat badan, langkah yang bisa dilakukan adalah mengurangi minum-minuman bergula dan bersoda, diganti dengan jus atau air mentimun untuk membantu mengurangi kalori tubuh Anda.

Risiko yang Bisa Mengancam

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi mentimun pada saat hamil adalah sesuatu yang berbahaya. Jika asupan mentimun saat hamil berlebihan, hal itu bisa membahayakan kesehatan, antara lain:

  • Konsumsi mentimun dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan penumpukan gas di dalam perut. Akibatnya, perut akan mengalami gangguan pencernaan dan perut akan terasa kembung.
  • Mengonsumsi mentimun secara berlebihan dapat memicu reaksi alergi, seperti gatal-gatal, pembengkakan, serta reaksi alergi lainnya.
  • Kandungan air yang tinggi dalam mentimun akan membuat Anda sering buang air kecil.
  • Konsumsi mentimun berlebihan dapat menurunkan tekanan darah, di mana hal ini menjadi penyebab ibu hamil cepat lelah dan terkadang menyebabkan pusing.