7 Manfaat Konsumsi Kismis Bagi Ibu Hamil

Doktersehat - Kismis
Photo Credit: Flickr.com/Symphonie Fantastique

DokterSehat.Com– Bagi Anda penggemar makanan manis, tentu kenal dengan kismis. Kismis merupakan wujud dari anggur yang dikeringkan sehingga memiliki kulit yang keriput. Sepintas kismis sama sekali tidak menarik untuk dimakan, karena bentuknya yang tidak menarik.

Kismis dapat muncul dengan berbagai tampilan warna mulai dari kuning, cokelat, hingga ungu kehitaman. Biasanya kismis digunakan sebagai topping pada kue atau biskuit, dicampur ke dalam oatmeal, dan pemberi rasa pada yoghurt maupun granola.

Namun demikian, ternyata kismis memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, khususnya untuk ibu hamil. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh ibu hamil dari mengonsumsi kismis, di antaranya:

  1. Mencegah anemia

Kismis memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Kandungan zat besi pada kismis ini memiliki manfat yang sangat penting untuk mencegah gejala anemia yang sering terjadi pada masa awal kehamilan. Anemia merupakan kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan darah. Anemia biasanya memiliki gejala seperti: mudah lelah, mudah terserang penyakit, dan kurang optimalnya fungsi organ tubuh.

  1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kismis adalah vitamin K dan kalsium. Kalsium memiliki manfaat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang ibu hamil, di mana hal ini sekaligus dapat membantu mencegah berbagai macam gangguan kesehatan tulang.

Selain itu, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kismis mengandung phytochemical yang dapat mempertahankan kesehatan gigi dan gusi. Zat-zat phytochemical ini antara lain adalah asam linoleat, asam linolenat, dan asam oleanolic. Ketiga jenis kandungan tersebut dapat melawan bakteri penyebab kebusukan gigi dan bau mulut.

  1. Meningkatkan energi

Kismis memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga bisa memberikan dorongan energi pada ibu hamil. Selain itu, karena kismis memiliki kadar kalori yang tinggi, ia juga berperan dalam menciptakan rasa kenyang pada tubuh.

  1. Mencegah kanker

Kismis adalah salah satu makanan yang memiliki kadar antioksidan yang tinggi. Antioksidan yang tinggi ini dapat bermanfaat untuk mencegah penyebaran dan pertumbuhan sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh ibu dan janin.

  1. Mencegah kerusakan DNA

Antioksidan alami seperti phenol dan polyphenol yang terdapat pada kismis dapat membantu membuang radikal bebas dari tubuh dan mencegah kerusakan sel dan DNA Anda. Pada akhirnya, hal ini dapat mencegah terjadinya penyakit seperti jantung dan stroke.

  1. Memperlancar peredaran darah

Selain dapat mencegah gangguan anemia, zat besi yang terkandung dalam kismis sangat baik untuk memperlancar peredaran darah. Lancarnya peredaran darah ini pada akhirnya akan memperlancar suplai darah dan oksigen ke tubuh serta janin dan mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

  1. Mengatasi osteoporosis

Kismis dapat dijadikan makanan ringan yang baik karena kandungan kalsiumnya mencegah proses osteoporosis. Selain itu, kismis juga mengandung cukup banyak boron. Boron bekerja dengan vitamin D dan kalsium menjaga tulang dan sendi Anda tetap sehat. Zat ini juga memegang peranan dalam menyembuhkan osteoporosis.

Setelah Anda mengetahui beberapa manfaat yang ditawarkah oleh kismis, pertimbangkanlah kismis sebagai camilan manis yang sehat. Akan tetapi, perlu diingat juga, mengonsumsi terlalu banyak kismis dapat mengganggu kesehatan Anda karena kandungan gula dan kalorinya yang tinggi.

Pada dasarnya, jumlah kalori dan gula yang tinggi memang merupakan salah satu ciri buah yang dikeringkan. Oleh karena itu, mengontrol jumlah kismis yang Anda konsumsi adalah kunci. Jika Anda memiliki masalah dalam mengontrol seberapa banyak kismis yang Anda makan, ada baiknya Anda membeli kismis dalam kemasan kecil agar konsumsi kismis Anda tetap terkontrol.