Jitu, Ini 3 Cara Mudah Memanfaatkan Jus untuk Mendukung Diet

doktersehat jus buah
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Minuman apa yang paling sering Anda konsumsi saat sedang melakukan diet?

Sebagian besar dari Anda tentu sepakat ya, bahwa jus merupakan salah satu jenis minuman yang identik dan banyak dipilih ketika sedang diet.

Ya, jus memang merupakan pilihan minuman yang super tepat untuk dipilih saat diet. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh asal ketika memilih jus untuk diet, lho.

Manfaat jus untuk diet

Jus merupakan pilihan minuman yang dapat mendukung keberhasilan diet. Hal ini didukung dengan beberapa manfaat dari jus, yaitu:

  • Minuman yang rendah kalori
    Jus dapat mendukung asupan kalori dalam tubuh yang rendah.Hal ini akan diperoleh oleh tubuh apabila jus dibuat dari bahan baku alami tanpa penambahan gula atau bahan baku tambahan lainnya.
  • Mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, vitamin dan mineral
    Meski rendah kalori, jus dari bahan makanan alami, mampu memberikan asupan vitamin, mineral, dan fitonutrien yang penting untuk tubuh.Hal ini sangat bermanfaat karena dapat mendukung fungsi organ dan metabolisme tubuh yang tetap optimal meskipun sedang diet dan kalori dalam tubuh sedang dibatasi.
  • Mengandung banyak serat
    Meskipun mengandung kalori yang rendah, jus, utamanya yang terbuat dari buah dan sayur segar, akan mengandung asupan serat yang tinggi.Hal ini menjadi efektif untuk mendukung keberhasilan diet, karena mampu memberikan rasa kenyang dalam tubuh sehingga menekan nafsu makan dengan optimal.

Cara memanfaatkan jus sebagai minuman untuk diet

Tiga manfaat jus di atas, tentu sangat penting dan dapat mendukung keberhasilan diet dengan efektif.

Akan tetapi, hal tersebut harus didukung dengan melakukan pemilihan bahan baku dan cara pembuatan jus yang tepat, yaitu dengan:

1. Mengutamakan pembuatan smoothies ketimbang jus

Serupa tapi tidak sama. Jus dan smoothies memiliki cukup banyak perbedaan dalam proses pembuatan dan kandungan gizinya.
doktersehat bahaya jus buah untuk bayiUntuk diet, smoothies lebih dianjurkan, mengapa? Smoothies merupakan minuman yang membuat kita akan mengonsumsi seluruh bagian dari buah dan sayur, bukan hanya ekstrak atau sarinya saja, seperti yang akan kita peroleh dari jus yang dibuat dengan juicer.

Hal ini membuat smoothies memiliki kandungan gizi dan serat yang lebih lengkap dan manfaatnya juga menjadi lebih maksimal untuk mendukung diet.

2. Memilih jenis bahan baku yang tepat

Agar diet efektif, utamakan memilih bahan baku yang tepat, yaitu buah dan sayur segar.

Hindari memilih menambahkan es krim, krimer kental manis, sirup, jeli atau permen manis, dan yoghurt tidak rendah lemak pada smoothies yang Anda buat.

jus-untuk-seks-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kalori dalam minuman, namun juga akan membuat gula darah dalam tubuh menjadi tidak terkontrol.

Usahakan agar bahan baku yang Anda gunakan benar-benar bahan alami, misalnya buah, sayur, bubuk kayu manis atau madu secukupnya.

Jangan lupa, agar manfaatnya semakin maksimal, usahakan untuk tetap menggunakan bagian kulit pada jenis buah yang kulitnya tipis dan dapat dikonsumsi, ya.

3. Konsumsi smoothies sebagai minuman harian dan atau pengganti camilan

Manfaat smoothies sebagai minuman untuk diet akan maksimal jika dikonsumsi dalam jumlah dan frekuensi yang tepat.

jus-stroberi-doktersehat
Photo Credit: pexels.com

Usahakan Anda mengonsumsi smoothies sebagai pilihan minuman setelah waktu makan dan sebagai pilihan camilan.

Anda bisa mengonsumsi smoothies yang terbuat dari 5-6 porsi buah dan sayur dalam sehari agar manfaat smoothies untuk diet dapat semakin optimal.

Perlu diingat, satu porsi sayur dan buah adalah setara dengan 1 buah apel ukuran sedang dan 5-6 sendok besar sayur berdaun. Agar manfaatnya maksimal, Anda boleh menambahkan 1-2 porsi buah lagi dalam satu hari.