9 Alasan Kenapa Ibu Hamil Harus Makan Jagung

Doktersehat - Jagung
Photo Credit: Flickr.com/Benjamin 1970

DokterSehat.Com– Di Indonesia, jagung hanyalah berperan sebagai makanan ringan. Padahal manfaat yang terdapat pada jagung tidaklah ‘ringan’. Jagung menyimpan beberapa nutrisi inti seperti vitamin, protein dan berbagai jenis mineral. Melihat berbagai nutrisi di dalamnya, sangat disarankan untuk ibu hamil untuk mengonsumsinya.

Jagung dikenal luas sebagai sayuran yang kaya serat dan nutrisi yang membantu pencernaan. Jagung juga kaya thiamin, fosfor, folat, vitamin C, dan dapat memenuhi 10% kebutuhan harian magnesium tubuh.

Berikut ini adalah beberapa manfaat jagung yang bisa dirasakan oleh ibu hamil, di antaranya:

  1. Mengatasi Anemia

Anemia adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu hamil. Ibu hamil membutuhkan sel darah merah yang lebih banyak untuk membantu pertumbuhan janin. Jagung mengandung zat besi, vitamin B dan folat yang tinggi. Semua jenis zat ini berperan untuk mengatasi anemia sehingga ibu hamil memiliki kondisi yang lebih sehat.

  1. Menjaga berat badan janin

Beberapa bayi yang dilahirkan dari ibu yang kekurangan nutrisi biasanya memiliki berat badan yang rendah. Konsumsi jagung bagi ibu hamil akan mencegah bayi kekurangan nutrisi sehingga bayi lahir dengan sehat dan berat badan yang cukup.

  1. Mendukung perkembangan tulang dan otot

Janin membutuhkan beberapa asupan mineral seperti zat besi, tembaga, fosfor, dan magnesium untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Semua mineral ini ternyata ditemukan dalam jagung. Jagung untuk ibu hamil sangat mendukung perkembangan tulang pada janin, mencegah cacat tulang dan sekaligus memelihara fungsi ginjal.

  1. Memelihara kesehatan jantung

Dalam setiap 100 gram jagung mengandung sekitar 389 mg kalium. Kalium berperan untuk memelihara kesehatan denyut jantung dan mengurangi resiko penimbunan plak pada arteri. Manfaat jagung untuk ibu hamil penting untuk meningkatkan pembangunan sistem sinyal jantung dan saraf pusat pada janin.

  1. Sumber energi untuk ibu hamil

Jagung dipercaya bisa meningkatkan tenaga ibu hamil yang biasanya merasa lemah karena gangguan mual dan muntah yang terjadi pada 3 bulan pertama. Dalam setiap 100 gram jagung mengandung sekitar 5 mg protein, ini adalah jumlah protein yang cukup untuk membantu asupan makanan ibu hamil.

  1. Memacu fungsi otak janin

Jagung menjadi sumber thiamin yang sangat tinggi. Thiamin diperlukan oleh janin untuk membentuk perkembangan sel-sel otak dan mendukung fungsi kognitif pada bayi. Perkembangan otak pada janin sudah dimulai sejak dalam kandungan. Bahkan cara menjaga kehamilan dengan asupan thiamin yang cukup akan mendukung kecerdasan yang sangat baik untuk bayi.

  1. Mencegah sembelit

Sembelit adalah gangguan yang sangat umum terjadi pada periode awal kehamilan. Produksi hormon progesteron memengaruhi usus sehingga pencernaan ibu hamil menjadi lebih lambat. Masalah ini bisa diatasi dengan konsumsi jagung yang cukup selama kehamilan. Jagung mengandung sumber serat yang cukup tinggi sehingga membuat usus ibu hamil bekerja lebih baik dan mencegah sembelit.

  1. Mencukupi kebutuhan folat

Folat adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil terutama pada trimester pertama. Folat diperlukan oleh janin untuk pembentukan sel saraf. Bayi yang dilahirkan dengan kondisi kekurangan folat biasanya mengalami cacat tabung saraf dan sulit untuk ditangani. Anda bisa mengonsumsi jagung untuk mencukupi kebutuhan folat.

  1. Membantu mengontrol gula darah

Jagung termasuk dalam kelompok makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk Anda yang mengalami prediabetes, suatu keadaan yang menunjukkan Anda berisiko mengalami diabetes melitus tipe 2. Sumber karbohidrat yang didapatkan dari sayuran yang mengandung pati dapat menjadi salah satu pilihan yang baik, jagung adalah salah satunya. Pilihan lainnya adalah kentang, lobak, dan pisang.