7 Manfaat Buah Semangka untuk Ibu Hamil

Doktersehat - Semangka
Photo Credit: Flickr.com/kaloahou

DokterSehat.Com– Semangka adalah salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil karena kandungan gizinya. Buah yang memiliki daging berwarna merah ini dipercaya mampu mendukung tumbuh kembang janin.

Komposisi buah semangka terdiri dari 91 persen air dan 7,5 persen karbohidrat. Buah semangka hampir tidak mengandung lemak dan protein, serta hanya sedikit mengandung kalori.

Kandungan airnya yang tinggi sangat baik untuk tubuh, karena dapat membantu ibu hamil terhidrasi dengan baik. Apalagi ibu hamil memang membutuhkan lebih banyak air dari orang biasa.

Air memainkan peran penting dalam perkembangan janin, yakni membantu pembentukan plasenta dan kantung ketuban, serta menjadi salah satu bahan pembentuk cairan ketuban. Dehidrasi pada ibu hamil bisa mengakibatkan komplikasi serius bagi ibu dan janin.

Berikut ini adalah manfaat lain dari buah semangka yang baik untuk ibu hamil, antara lain:

  1. Mencegahnya terjadinya preeklamsia

Semangka adalah buah yang kaya akan likopen, antioksidan yang membuat warna buah menjadi merah. Likopen digunakan oleh tubuh untuk membentuk betakaroten yang kemudian diubah menjadi vitamin A. Manfaat lain dari likopen adalah mengurangi risiko kanker.

Pada ibu hamil, antioksidan seperti likopen memiliki dampak baik dalam mencegah terjadinya preeklamsia dan kecilnya ukuran tubuh bayi saat lahir. Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan data tersebut.

  1. Mengontrol tekanan darah

Kalium pada semangka merupakan salah satu jenis mineral dan elektrolit yang penting untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga jantung tetap sehat. Pada ibu hamil, kekurangan kalium dapat mengakibatkan kaki mengalami kram, lemas, dan irama jantung terganggu.

Ibu hamil disarankan mengonsumsi kalium (potasium) sebanyak 4.700 mg per hari. Sedangkan pada ibu menyusui, jumlah kalium yang dikonsumsi harus lebih banyak lagi, yakni 5.100 mg per hari.

  1. Mencegah dehidrasi

Tahukah Anda bahwa dehidrasi yang terjadi pada ibu hamil dapat berakibat sangat fatal? Salah satu akibatnya adalah kontraksi prematur hingga menyebabkan kelahiran prematur. Semangka mengandung 90% air, sehingga dapat menjadi asupan yang baik untuk ibu hamil agar tidak terkena dehidrasi.

  1. Mengurangi pembengkakan

Pembengkakan adalah salah satu gangguan kehamilan yang paling umum terjadi. Pembengkakan yang biasanya terjadi pada tangan dan kaki ini biasa disebut edema. Kandungan air yang terdapat dalam semangka menjadikan buah ini mampu mengurangi penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah dan otot, sehingga mampu mencegah pembengkakan.

  1. Mencegah terjadinya kram

Masa kehamilan adalah masa di mana tubuh ibu hamil akan mengalami berbagai perubahan. Salah satunya adalah perubahan hormon dan berat badan. Kedua perubahan itu dapat membuat tulang dan otot terasa sakit dan memicu munculnya kram. Namun, dengan rutin mengonsumsi semangka, kram otot dan tulang bisa berkurang.

  1. Meningkatkan sistem imunitas dan penyerapan zat besi

Vitamin C yang terkandung dalam buah semangka menjadikan buah ini mampu membantu meningkatkan sistem imun tubuh ibu hamil. Selain itu, vitamin C juga dibutuhkan oleh ibu hamil untuk membentuk kolagen.

Kolagen adalah protein yang membentuk jaringan ikat, seperti tendon, tulang rawan, dan kulit. Vitamin C berperan dalam perbaikan jaringan tubuh yang rusak, pertumbuhan tulang, memelihara kesehatan kulit, serta membantu penyerapan zat besi.

  1. Membantu pembentukan tulang janin

Kalium yang terdapat pada buah semangka berfungsi untuk mempertahankan kalsium dalam tubuh. Hal ini akan menjadikannya sangat bermanfaat dalam proses pembentukan tulang janin sekaligus menguatkan dan menyehatkan persendian pada tubuh ibu.

Agar ibu hamil memperoleh manfaat buah semangka secara maksimal, pemilihan buah semangka harus diperhatikan. Pilihlah buah semangka yang kuat, simetris, bebas dari retakan dan memar. Semangka yang matang akan memiliki kulit yang mengkilap, bagian bawah berwarna kuning mentega, serta memiliki batang yang sudah mengering.