Manajemen Stres dan Teknik Coping – Pengertian dan Respons

Cara terbaik untuk mengelola stres adalah mempelajari strategi coping yang sehat. Anda dapat mulai berlatih tips ini dengan segera. Coba satu atau dua strategi coping sampai Anda menemukan beberapa strategi yang tepat untuk Anda. Latihlah teknik strategi coping sampai menjadi kebiasaan ketika Anda merasa stres.

doaktersehat-nonton-tv-laga-makan-pizza-popcorn

Perilaku coping merupakan suatu tingkah laku dimana individu melakukan interaksi dengan lingkungan sekitarnya dengan tujuan menyelesaikan tugas atau masalah (Chaplin, 2004). Tingkah laku coping merupakan suatu proses dinamis dari suatu pola tingkah laku maupun pikiran-pikiran yang secara sadar digunakan untuk mengatasi tuntutan-tuntutan dalam situasi yang menekan dan menegangkan.

Strategi coping didefinisikan secara terperinci oleh Folkman (1984) sebagai bentuk usaha kognitif dan perilaku yang dilakukan seseorang untuk mengatur tuntutan internal dan eksternal yang timbul dari hubungan seseorang dengan lingkungan, yang dianggap menganggu batas-batas yang dimiliki oleh individu tersebut. Coping yang dimaksud terdiri dari pikiran-pikiran khusus dan perilaku yang digunakan individu untuk mengatur tuntutan dan tekanan yang timbul dari hubungan individu dengan lingkungan, khususnya yang berhubungan dengan kesejahteraan.

Strategi coping tidak selalu bermanfaat untuk setiap orang. Ada pula respon coping yang negatif yang dapat membuat stres Anda bertambah buruk, karena akan membuat seseorang merasa semakin tertekan atau terdistraksi sementara. Namun, respon coping yang positif akan menjaga Anda dan memberikan Anda kesempatan selanjutnya untuk menyelesaikan masalah. Tidak semua respon coping positif berhasil pada setiap orang. Cobalah beberapa strategi untuk mendapatkan strategi yang pas.

Respon coping yang positif

  • Mendengarkan musik
  • Bermain dengan hewan piaraan
  • Tertawa atau menangis
  • Pergi bersama teman (belanja, menonton bioskop, dan makan)
  • Mandi
  • Menulis, melukis, atau melakukan aktivitas kreatif lainnya
  • Berdoa atau menuju tempat ibadah
  • Berolahraga atau pergi ke luar untuk menikmati alam
  • Mendiskusikan situasi dengan pasangan hidup atau teman dekat
  • Berkebun atau memperbaiki kerusakan yang ada di rumah
  • Berlatih napas dalam, meditasi, atau relaksasi otot
  • Mencari konseling jika Anda masih merasa stres
Baca Juga:  Ada Baiknya Kita Tidak Memakai Obat Kumur yang Mengandung Alkohol

Respon coping yang negatif

  • Mengkritisi diri sendiri (berbicara kepada diri sendiri tentang hal yang tidak baik)
  • Mengemudi kendaraan dengan kecepatan tinggi
  • Menggigiti kuku
  • Menjadi agresif atau kasar (memukul orang lain, melempar barang-barang, bahkan menendang)
  • Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau terlalu banyak minum kopi
  • Merokok
  • Minum minuman keras
  • Membentak pasangan, anak, atau teman
  • Penyalahgunaan obat
  • Menghindari bertemu teman atau keluarga

Respon coping memiliki keterbatasan

  • Tidak tersedia secara teratur untuk stres atau seringkali tidak dilakukan.
  • Tidak menghasilkan relaksasi lengkap yang terbaik untuk mengurai efek bahaya dari stres.
  • Kadang-kadang menyebabkan jenis stres yang baru (seperti liburan yang justru malah menjadi sibuk atau kegiatan olahraga yang sangat kompetitif akan memicu stres).
  • Jika dilakukan berlebihan justru akan menjadi hal yang negatif

Teknik untuk meredakan stres adalah fokus kepada relaksasi pikiran dan tubuh Anda.