Mana yang Lebih Berbahaya, Asap Rokok atau Asap Kendaraan Bermotor?

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika asap rokok dan asap kendaraan bermotor sangatlah berbahaya jika dihirup. Namun, mana yang sebenarnya lebih berbahaya dari keduanya?



Jawaban dari pertanyaaan ini berhasil diungkapkan oleh sebuah penelitian yang yang dilakukan oleh Dr. Giovanni Invernizzi dan tim peneliti dari Tobacco Control Unit of Italy’s National Cancer Institute. Para peneliti menganalisa kedua jenis asap ini dalam sebuah eksperimen yang berlokasi di sebuah garasi yang ada di desa kecil dengan tingkat polusi sangat rendah di Italia Utara.

Eksprerimen pertama dilakukan dengan cara menyalakan mesin diesel yang berkapasitas 2 liter bahan bakar solar bersulfur rendah selama 30 menit di dalam garasi dengan pintu yang tertutup. Setelahnya, percobaan lain dilakukan dengan cara menyalakan tiga rokok filter selama 30 menit di dalam ruangan yang sama. Hasilnya adalah, percobaan pertama dimana yang menyala hanyalah mesin diesel dan belum terdapat asap rokok, diketahui bahwa tingkat polusi udara di dalam garasi mencapai angka 88 ug/m3. Setelah ditambahkan dengan asap rokok, tingkat polusi udara ini melonjak tajam hingga 830 ug/m3 atau hampir 10 kali lebih besar.

Dr. Invernizzi menyebutkan bahwa Ia dan timnya cukup terkejut dengan perbedaan yang sangat mencolok dari kadar polusi udara yang dikeluarkan oleh asap kendaraan bermotor dan asap rokok ini. Ia pun menyimpulkan bahwa meskipun memang keduanya sama-sama berbahaya bagi kesehatan, asap rokok ternyata memiliki kemampuan lebih mengerikan dalam merusak kesehatan tubuh kita.

Telah banyak penelitian lain yang menyebutkan bahwa di dalam satu batang rokok, terdapat lebih dari 4 ribu bahan kimia beracun dan 43 senyawa yang bersifat karsinogenik atau bisa memicu kanker. Berbagai kandungan ini jelas-jelas sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.