Mana yang Lebih Baik Untuk Tidur? Bantal yang Tipis atau yang Tebal?

DokterSehat.Com– Setiap orang memang memiliki cara yang berbeda-beda agar bisa tidur dengan nyenyak. Sebagai contoh, ada orang yang lebih suka dengan kasur yang empuk. Namun, cukup banyak pula orang yang mengaku lebih suka menggunakan kasur dari bahan kapuk atau bahkan tidur di atas tikar. Tak hanya itu, setiap orang juga memiliki pilihan yang berbeda-beda dalam memilih bantal yang digunakan untuk tidur.

doktersehat-tidur-wanita-ruangan-dingin-jantung

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sleepers pada tahun 2004 silam, disebutkan bahwa 70 persen orang akan tidur dengan nyenyak jika bantal yang digunakan mampu menopang leher dan kepalanya dengan nyaman. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, seperti apa bantal yang bisa dipakai dengan nyaman untuk tidur? Apakah bantal ini tebal atau yang tipis?

Laman kesehatan Prevention baru-baru ini menyebutkan bahwa ada standar ideal dalam memilih bantal dimana bantal yang baik ternyata sebaiknya memiliki ukuran ketebalan sekitar empat hingga enam inchi atau sekitar sepuluh hingga lima belas centimeter. Sementara itu, pakar kesehatan yang menulis buku berjudul The Sleep Doctor’s Diet Plan bernama Michael Breus, PhD, menyarankan kita untuk menggunakan bantal yang nyaman untuk dipakai sehingga bisa membuat tulang belakang membentuk garis lurus.

Menurut Breus, anak-anak cenderung membutuhkan bantal yang tinggi dan tebal. Sementara itu, bagi orang dewasa, bantal sebaiknya dipilih sesuai dengan kebutuhan dan masalah kesehatan yang dialaminya. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki masalah pada tulang belakang, ada baiknya ia memilih bantal yang lembut dengan bahan dasar busa yang bisa mendukung leher hingga punggung. Bantal yang dipilih juga sebaiknya tipis dengan ketebalan dua inchi atau lima cm saja. Sementara itu, jika anda adalah orang yang cenderung banyak berkeringat saat tidur, anda bisa memilih bantal yang memiliki lapisan gel yang akan membuatnya terasa sejuk saat digunakan.