Mana Yang Lebih Baik, Susu Murni Atau Susu Pasteurisasi?

DokterSehat.Com – Di masa lalu, susu kerap kali hanya dianggap sebagai minuman kesehatan yang sebaiknya diminum setelah makan atau sebelum tidur. Kini susu kini mulai banyak digemari sebagai minuman yang bisa diminum di berbagai kesempatan. Di kafe-kafe, atau sekadar warung kecil, susu juga disediakan sebagai minuman yang menemani waktu ngobrol. Susu juga mengalami banyak perkembangan sehingga kini banyak orang yang meminati susu-susu selain susu kental manis atau susu bubuk. Susu murni atau susu pasteurisasi juga mulai banyak diminati untuk dikonsumsi. Manakah diantara kedua jenis susu tersebut yang jauh lebih baik?

doktersehat-susu-keju-telur

Susu pasteurisasi sendiri adalah susu yang mengalami pemanasan hingga sekitar 30 derajat Celcius. Proses pasteurisasi sendiri akan mematikan bakteri-bakteri tidak sehat namun tetap menjaga susunya dalam tekstur asli dan tahan lama. Sementara itu, susu murni justru masih menjaga keaslian rasa, bentuk, dan kesegarannya. Susu murni biasanya masih alami dan organik. Karena masih asli, kandungan enzim, vitamin, hingga mineral yang ada pada susu murni tentu masih sangat banyak. Pembeda dari kedua jenis susu adalah tingkat kalori yang dikandungnya.

Terdapat beberapa fakta antara susu murni dan susu pasteurisasi yang dikeluarkan oleh US Food and Drug Administration. Susu pasteurisasi sendiri ternyata tidak akan memicu alergi laktosa, namun bagi mereka yang memang sudah aleri dengan alergi susu, maka baik susu maupun susu pasteurisasi akan tetap mampu menyebabkan alergi. Karena masih alami, susu murni jelas tidak mengalami proses pembunuhan bakteri yang kurang sehat, berbeda dengan susu pasteurisasai yang memang diproses untuk membuat susu terbebas dari banyak kandungan bakteri. Mitos yang menganggap susu pasteurisasi memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah ternyata tidak benar adanya. Susu pasteurisasai tetap kaya akan nutrisi susu dan bisa diminum setiap hari. Hanya saja, setelah tutupnya dibuka, susu pasteurisasi sebaiknya segera diminum dan dihabiskan alih-alih disimpan dalam kulkas dalam waktu yang lama.

Baca Juga:  Yang Terjadi Jika Kita Kekurangan Vitamin D

Meskipun fakta di atas lebih condong menganggap susu pasteurisasi lebih unggul dari susu murni, pakar kesehatan ternyata juga masih memperbolehkan susu murni untuk dikonsumsi. Hanya saja, ibu hamil, anak balita, atau bahkan para lansia sebaiknya memang mengkonsumsi jenis susu khusus yang lain yang sesuai dengan kebutuhan gizi hariannya.