Mana yang Lebih Baik, Berkeramas dengan Air Dingin atau Air Hangat?

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan menyebutkan bahwa selain harus memperhatikan jenis shampoo yang kita pakai, ada baiknya kita juga memperhatikan suhu air yang kita gunakan untuk mencuci rambut kita. Tak disangka, suhu air ternyata juga bisa berpengaruh besar pada kesehatan rambut kita.

doktersehat-wanita-keramas-mandi-setelah-olahraga-berbahaya

Berkeramas dengan air hangat
Cukup banyak orang yang memilih untuk berkeramas dengan air hangat karena bisa membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih rileks. Tak hanya itu, air hangat juga mampu membuka pori-pori pada kulit kepala yang tentu bisa membuat berbagai kotoran dan debu yang menempel pada kulit lebih mudah untuk dibersihkan. Sayangnya, penggunaan air hangat ini bisa membuat rambut kehilangan kelembabannya dan akhirnya memicu masalah rambut kering. Tak hanya itu, akar rambut juga bisa rusak akibat dari kebiasaan berkeramas dengan air hangat ini.

Berkeramas dengan air dingin
Berbeda dengan air hangat yang menenangkan, berkeramas dengan air dingin justru akan membuat kita merasakan sensasi segar. Selain bisa menyegarkan kepala dan tubuh, berkeramas dengan air dingin juga memungkinkan kita untuk menjaga kelembaban dan kemilau rambut sekaligus mencegah kerontokan. Sayangnya, berkeramas dengan air dingin cenderung membuat berbagai debu, kotoran, hingga tumpukan minyak pada rambut dan kulit kepala tidak bisa benar-benar dibersihkan dengan baik. Alhasil, rambut pun bisa menjadi lepek.

Lantas, mana yang lebih baik diantara kedua jenis air ini untuk berkeramas? Pakar kesehatan menyarankan kombinasi dari keduanya. Gunakan air hangat saat membasahi rambut untuk pertama kalinya agar berbagai kotoran bisa diangkat. Kemudian, gunakan air dingin untuk membilas rambut agar kelembaban alami rambut tetap terjaga. Dengan melakukannya, maka kita pun bisa menjaga rambut tetap bersih, terjaga kelembabannya, dan mencegah masalah rambut rontok.