Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Haid

Doktersehat.com- Hampir setiap bulannya, wanita yang sudah masa pubertas akan mengalami yang namanya menstruasi. Pada saat menstruasi, tidak sedikit wanita akan mengalami nyeri pada perut bawah. Sifat dan derajat rasa nyeri ini bervariasi. Mulai dari yang ringan sampai yang berat.



Nyeri pada saat datang bulan / Haid memang sangat mengganggu bagi para wanita. Tapi itulah yang terjadi. Di setiap bulan, secara periodik seorang wanita normal akan mengalami masa reproduksi atau menstrulasi.

Ada yang pusing, mual, pegal-pegal, sakit perut, bahkan ada yang sampai pingsan. Sakit perut yang dirasakan sebenarnya disebabkan oleh kontraksi rahim untuk mengeluarkan endometrium yang juga dipengaruhi oleh hormon prostaglandin. Kita juga merasa tidak enak karena hormon estrogen dan progesteron mengalami kekacauan keseimbangan menjelang menstruasi. Jika sakitnya masih bisa ditahan, itu masih bisa disebut normal. Namun jika sampai pingsan atau sakit yang luar biasa, hingga sampai mengganggu aktivitas kita, itu patut dicuriga.

Makanan yang salah dapat mempengaruhi keparahan dan lamanya pra-menstruasi dan kram menstruasi yang menyakitkan. Penyebab paling umum dari kram menstruasi adalah prostaglandin, sejenis bahan kimia yang terjadi secara alami dalam tubuh yang mengatur ketegangan otot.

Membatasi makanan tinggi gula dan garam juga dapat mengurangi kembung dan perubahan suasana hati. Selain memodifikasi diet, salah satu hal paling penting yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan tingkat aktivitas.

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sedang menstruasi, seperti dilansir Livestrong, Senin (28/5/2012):

1. Cokelat
Hindari kafein dalam makanan seperti coklat, teh, soda dan kopi selama siklus menstruasi. Kafein menyempitkan pembuluh darah dan membuat dehidrasi tubuh, yang dapat menyebabkan sakit kepala dan dapat meningkatkan kegelisahan selama periode haid sehingga menyebabkan ketidaknyamanan menstruasi.

Baca Juga:  Alat Kontrasepsi Terbaik, Kontrasepsi Suntikan

2. Produk susu
Susu mengandung asam arachadonic, yang dapat meningkatkan produksi prostaglandin. Karena prostaglandin dilepaskan ke dalam tubuh, rahim merespons dengan menyebabkan kram atau kejang.

Makanan tinggi asam lemak omega-3 dapat menghambat pelepasan prostaglandin. Dengan demikian, makan salmon, biji rami dan kenari sebenarnya dapat membantu meringankan kram menstruasi.

3. Makanan olahan
Mengurangi asupan natrium atau garam akan mengurangi retensi air dan kembung. Hindari makanan kaleng, makanan olahan seperti daging kaleng dan produk keju, saus dan MSG, serta setiap makanan kemasan yang mengandung natrium 200mg atau lebih per porsi.

4. Gorengan
Makanan tinggi lemak seperti daging, susu penuh lemak, gorengan dan minyak meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Perubahan estrogen dapat menyebabkan perubahan rahim yang dramatis dan menimbulkan kram dan rasa sakit.

Sumber:detikhealth.com&obatherbal.com