Makanan yang Memicu Nafsu Makan

DokterSehat.Com– Bagi yang sedang menaikkan angka di timbangan, makanan berikut bisa sangat membantu sedangkan bagi orang yang sedang berupaya menurunkan berat badan, makanan yang dapat memicu nafsu makan harus dihindari karena bisa membuatnya makan lebih banyak.

doktersehat-makanan-manis-makan-berlebihan

Berikut beberapa makanan yang bisa memicu nafsu makan, seperti dilansir boldsky, Kamis (2/8/2012):

1. Makanan yang dihias (garnish)
Banyak penelitian yang memvalidasi bahwa makanan yang terlihat cantik akan membantu meningkatkan nafsu makan. Jika tampilan dan nuansa dari makanan menarik, pasti akan membuat rasa lapar Anda semakin besar dan sangat ingin memakannya.

2. Makanan yang beraroma sedap
Brokoli sangat sehat tapi sangat sulit membuat orang menyukainya dibandingkan dengan kebab yang memiliki aroma menggoda. Aroma adalah faktor utama yang membuat orang terpicu untuk makan suatu makanan. Meski enak bila aromanya kurang menggoda, maka makanan itu pun tak mendapat perhatian lebih.

3. Makanan segar
Tentu saja makanan yang baru matang lebih menarik ketimbang makanan yang sudah layu karena sudah dimasak berjam-jam lalu. Buah dan sayur yang segar juga lebih menarik serta memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak.

4. Makanan berwarna merah
Menurut Feng Shui, warna dapat sangat mempengaruhi nafsu makan. Anda mungkin akan lebih tertarik dengan makanan cepat saji karena banyak mengandung bahan yang berwarna merah.

5. Bumbu dan rempah-rempah
Beberapa jenis bumbu dan rempah terbukti bagus untuk kesehatan. Namun menyantap beberapa jenis bumbu dan rempah ini dalam makanan ternyata bisa menimbulkan rasa lapar. Misalnya kandungan mustard dalam masakan, yang ternyata bisa meningkatkan produksi air liur dan cairan pencernaan sebagai cara alami untuk merangsang nafsu makan, ketika sudah selesai makan. Selain itu kunyit, jahe, dan peterseli juga bisa merangsang nafsu makan.

6. Kurang konsumsi protein
Asupan protein dalam makanan bisa membantu menyampaikan sinyal rasa kenyang ke otak dan perut setelah makan. Menurut ahli holistik, Mark Hyman, MD, kurangnya konsumsi protein ternyata bisa menyebabkan rasa lapar muncul tiba-tiba, dan kecenderungan untuk ngemil. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan terhadap beberapa relawan, orang yang mengonsumsi protein kurang dari 15 persen dari total kalori yang disantapnya akan merasa jauh lebih lapar dan lebih banyak ngemil dibandingkan dengan orang yang cukup mengonsumsi protein.

Baca Juga:  Makanan yang Memicu Nafsu Makan

Dr Hyman mengungkapkan, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan protein saat sarapan. “Salah satu triknya adalah dengan makan makanan dengan protein tinggi saat sarapan, seperti telur rebus atau yogurt Yunani,” tambahnya.

7. Gula dan garam berlebihan
Beberapa dekade terakhir, banyak produsen makanan menemukan bahwa manusia tak pernah puas untuk menyantap gula dan garam. Tak heran jika sekarang ini banyak terdapat makanan atau minuman instan yang rasanya sangat gurih, karena menggunakan gula dan garam yang berfungsi untuk meningkatkan rasa lapar.

Kandungan gula dalam saus pasta kemasan ternyata lebih banyak dibandingkan gula pada es krim vanila per porsinya. Sereal memiliki kandungan garam yang lebih banyak ketimbang kentang goreng. Ini semua membuat kita ingin makan lebih banyak. Analoginya, jika Anda sudah makan makanan manis, lebih enak jika dinetralisasi dengan makanan asin. Padahal, garam dan gula merupakan perangsang nafsu makan. Sebaiknya hindari makanan terlalu manis atau terlalu asin agar tidak terserang rasa lapar tiba-tiba.

8. Makanan rendah kalori
Makanan rendah lemak ternyata mengandung lebih banyak gula, karbohidrat, dan natrium untuk meningkatkan rasa. Namun, efeknya ternyata bisa memicu makan berlebihan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutritionmenunjukkan bahwa kandungan pemanis buatan dalam minuman diet juga dapat merangsang nafsu makan. Ingatlah bahwa tubuh juga tetap membutuhkan nutrisi tertentu dan lemak sehat, misalnya kalsium, dan omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung.

“Itulah mengapa sebabnya, saya selalu menyarankan untuk menyantap salad dengan saus dressing biasa dan bukandressing rendah lemak. Karena, di dalam saus tersebut terdapat minyak sehat seperti zaitun atau minyak canola,” ungkap ahli diet Carolanne Nelson. Untuk mengatasinya, konsumsi saja makanan yang biasa disantap, namun batasi porsinya agar tidak menjadi gemuk.

Secara psikologi, warna merah dapat meningkatkan nafsu makan seseorang. Contohnya adalah stroberi, tomat, paprika merah, cabai merah dan saffron. Jus semangka bisa menjadi pilihan yang baik untuk menggantikan teh atau kopi.