Awas, 3 Makanan Harian Ini Sering Ganggu Pencernaan Ibu Hamil!

asparagus-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Saat hamil, perubahan hormon dan fisik pada tubuh ibu, tak ayal akan menyebabkan banyak gangguan. Salah satu gangguan yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah gangguan pencernaan.

Hal ini memang wajar terjadi karena gangguan tersebut dicetuskan oleh perubahan hormon dan fisik, antara lain karena tumbuh kembang bayi yang semakin besar sehingga menekan berbagai organ tubuh ibu.

Akan tetapi, hal ini bisa pula diperparah dengan pemilihan bahan makanan yang kurang tepat, lho.

Doktersehat - Ambeien Saat Hamil
Photo Credit: Flickr.com/Allan Perez

Ya, ada cukup banyak makanan harian yang aman jika dikonsumsi saat kondisi tubuh ibu normal atau tidak hamil, namun, makanan harian tersebut ternyata bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan ibu hamil, karena kandungan zat tertentu yang dapat bereaksi dengan perubahan tubuh ibu.

Zat yang ada pada makann tersebut umumnya memang ada secara alami, untuk itu, ibu hamil harus cermat dalam memilih bahan makanan, apalagi jika tubuh ibu menjadi sangat sensitif saat sedang hamil.

Beberapa bahan makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil agar pencernaannya tetap sehat, adalah:

1. Makanan yang banyak mengandung gula sorbitol, fruktosa, dan rafinosa

Salah satu jenis gula alami yang juga ada pada bahan makanan segar ini ternyata bisa memberikan efek buruk untuk pencernaan ibu hamil.

Hal ini disebabkan, sorbitol merupakan jenis gula yang sulit diurai dalam sistem pencernaan. Sekalipun bisa, proses fermentasi pada usus akan membuat gula sorbitol memproduksi gas berlebihan.

Kondisi ini akan menyebabkan ibu kerap mengalami kondisi perut kembung dan begah.
Untuk itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi buah yang banyak mengandung sorbitol, yaitu buah apel, pir, plum, atau makanan olahan, yaitu permen karet.

Sedangkan untuk kandungan fruktosa dan rafinosa yang merupakan jenis gula yang sulit diurai pencernaan, juga akan memberikan gangguan yang sama dalam tubuh, yaitu menyebabkan perut ibu mengalami kembung dan begah.

Akan tetapi, kandungan fruktosa dan rafinosa lebih sering ditemukan pada sayuran, misalnya brokoli, kubis dan asparagus.

doktersehat-manfaat-brokoli
Photo Credit: Pexels.com

Maka dari itu, jika tubuh ibu memang sudah sensitif, ada baiknya ibu memilih sayur dan buah dengan lebih selektif dan menghindari dulu jenis buah dan sayur di atas, ya.

2. Kacang-kacangan

Meskipun super sehat, sayangnya sebagian besar kacang-kacangan memiliki kandungan zat serat larut yang lambat diproses dipencernaan. Hal ini akan membuat pencernaan ibu menjadi sering mengalami kembung.

Lantas, apakah ibu hamil jadi tidak boleh mengonsumsi kacang?

Tentu saja boleh, akan tetapi, ibu hamil harus memerhatikan porsi dan frekuensi konsumsinya. Usahakan agar mengonsumsi kacang dalam jumlah yang cukup, misalnya sebanyak 8-10 sendok makan untuk 1-2 porsi setiap harinya.

doktersehat-manfaat-edamame
Photo Credit: Flickr.com/Melissa Doroquez

Agar tidak memperberat kerja metabolisme pencernaan, usahakan mengonsumsi kacang-kacangan dalam bentuk segar dengan pengolahan minimal, misalnya kacang edamame rebus.

3. Makanan cepat saji dan minuman bersoda

Kedua jenis makanan yang sangat mudah diperoleh ini, tidak hanya berbahaya bagi kesehatan tubuh secara umum, namun juga bisa meningkatkan risiko gangguan sembelit dan perut kembung pada tubuh ibu hamil.

Kondisi ini tentu wajar mengingat makanan cepat saji, yang tinggi akan kandungan lemak jenuh, dan minuman bersoda, yang banyak mengandung gas, akan memperberat kerja metabolisme pencernaan ibu.

Kedua makanan yang kerap dipasangkan tersebut, juga rendah kandungan serat sehingga akan mengganggu kelancaran pencernaan ibu.

Nah, itu dia 3 jenis makanan harian yang ternyata dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada ibu hamil.

Untuk itu, jika pencernaan ibu hamil sensitif dan sering mengalami gangguan penceraan, sebaiknya hindari dulu makanan-makanan di atas, ya.