Makanan-Makanan ini Ternyata Tidak Perlu Disimpan di Dalam Kulkas

DokterSehat.Com – Adanya kulkas membuat bahan makanan kini bisa disimpan lebih lama dari sebelumnya. Kita pun bisa berbelanja untuk beberapa hari ke depan dan bahan makanan tetap segar untuk diolah menjadi masakan yang lezat. Tak hanya membuat makanan tetap awet, kulkas juga akan sangat efektif mencegah pembusukan dan juga berkembangnya berbagai bakteri. Namun, tahukah anda jika ada beberapa bahan makanan yang ternyata tidak cocok dimasukkan di dalam kulkas karena justru akan kehilangan kualitasnya jika kita simpan di dalamnya. Apa sajakah bahan makanan tersebut?

doktersehat-kulkas-lemari-es

Kentang
Kentang adalah bahan makanan yang kerap kali dimasukkan ke dalam kulkas padahal sebenarnya kita tidak perlu melakukannya. Jika kentang terkena udara dingin, maka pati di dalam kentang akan terpecah menjadi gula sehingga akan membuatnya mengalami perubahan warna dan rasa secara signifikan.

Tomat
Bahan makanan lain yang sebaiknya tidak kita masukkan ke dalam kulkas adalah tomat. Bagaimana tidak, udara dingin dari tomat bisa membuat kandungan air di dalamnya bertambah dengan signifikan yang tentu akan mengubah kualitasnya. Ada baiknya kita menyimpannya di tempat yang kering dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Bawang Putih dan Bawang Merah
Bumbu makanan ini memang sebaiknya disimpan di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang cukup baik dan kelembaban yang cenderung rendah sehingga bisa bertahan dalam waktu yang lama, yakni enam bulan. Jika kita menyimpannya di dalam kulkas, maka yang terjadi adalah bawang bisa tumbuh tunas.

Saus
Di dalam saus kita bisa menemukan kandungan gula, garam, hingga cuka apel yang merupakan bahan pengawet alami sehingga kita pun tidak perlu memasukkannya di dalam kulkas. Lagipula, akan sangat aneh menikmati saus yang dingin, bukan?