Telur Penyebab Kolesterol Tinggi?

DokterSehat.Com – Dikarenakan cukup gencarnya informasi tentang bahaya kolesterol tinggi bagi tubuh, kini banyak masyarakat yang mulai menata kembali pola makan hariannya. Asupan gizi yang seimbang diyakini akan membuat resiko kolesterol tinggi menjadi menurun. Sayangnya, ada sebuah anggapan di masyarakat bahwa makanan telur termasuk dalam jenis makanan yang seharusnya dikurangi karena diyakini bisa membuat kolesterol tinggi. Anggapan ini didasari fakta dimana satu butir telur memiliki 186 mg kolesterol, lebih dari separuh batas maksimal asupan kolesterol per hari sebanyak 300 mg. Apakah anggapan ini benar adanya?

doktersehat-telur

Beberapa pakar kesehatan dari American Heart Association ternyata memberikan rekomendasi yang berbeda. Meskipun memiliki 186 mg kolesterol, satu buah telur ternyata tidak akan membuat resiko terkena penyakit jantung meningkat, bahkan jika kita mengkonsumsinya setiap hari. Satu butir telur per hari juga tidak akan berpengaruh besar meskipun dikonsumsi oleh orang yang memiliki faktor genetik lebih mudah terkena penyakit jantung karena kadar kolesterol tinggi atau pengaruh sistem metabolisme.

Kolesterol yang terkandung dalam satu butir telur ternyata tidak akan memberikan dampak besar pada kadar kolesterol dalam darah. Hanya saja, terdapat sebuah pendapat dimana sebagian manusia yang memang sudah memiliki apolipoprotein E-type 3 allele atau APOE4, sebuah senyawa yang bisa mempengaruhi metabolisme protein dalam tubuh. Pembawa APOE4 memiliki resiko mendapatkan kadar kolesterol tinggi dalam darah jika mengkonsumsi makanan dengan kadar kolesterol tinggi layaknya telur.

Sebuah penelitian yang dilakukan diantara tahun 1984 dan 1989 di Finlandia dilakukan pada 1.032 pria berusia 42 hingga 60 tahun. Hasilnya adalah, 230 pria mengalami serangan jantung dan sekitar 32,5 persen dari semua partisipan adalah mereka yang secara genetik membawa APOE4. Dikarenakan semua partisipan mengkonsumsi rata-rata satu butir telur dalam sehari, termasuk yang membawa APOE4, penelitian ini tetap masih belum menemukan adanya resiko terkena penyakit jantung koroner dengan diet tinggi kolesterol, yakni rata-rata 520 mg kolesterol per hari. Hal ini berarti, mengkonsumsi satu butir telur per hari masih dianggap aman dan tidak meningkatkan resiko terkena penyakit jantung ataupun menebalkan dinding pembuluh darah arteri.