Gastritis – Makanan dan Obat yang Harus Dihindari

Makanan yang harus dihindari oleh penderita gastritis (diet gastritis) berbeda sesuai dengan kondisi penderita masing-masing. Perubahan diet Anda juga bisa membantu memperbaiki gejala Anda. Pemicu gejala gastritis yang umum dihindari meliputi:

doktersehat-fast-food-junk-makanan-cepat-saji-kanker-nugget-pizza-kehamilan

  • Makanan pedas
  • Alkohol
  • Kopi dan minuman lain yang mengandung kafein (misalnya, cola dan teh)
  • Makanan berlemak
  • Gorengan
  • Beberapa kali makan sehari dengan porsi kecil juga bisa membantu meringankan gejala gastritis.

Obat untuk menghindari gastritis
Terkadang seseorang tidak bisa menghindari zat tertentu yang menyebabkan gastritis.

  • Petugas kesehatan mungkin memiliki alasan medis tertentu untuk merekomendasikan orang mengkonsumsi aspirin, zat besi, potassium, atau beberapa obat lain yang menyebabkan gastritis.
  • Jika orang tersebut mengalami gejala gastritis ringan, mungkin sebaiknya teruskan obat yang dianjurkan sambil mengobati gejala gastritis.
  • Konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum menghentikan pengobatan apapun.

Dalam kasus aspirin, aspirin yang dilapisi zat (obat coated-aspirin) mungkin tidak menimbulkan gejala yang sama karena:

  • Aspirin sudah dilapisi zat tertentu dan tidak larut dalam lambung.
  • Konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum menghentikan pengobatan yang telah Anda diresepkan.

Profesional perawatan kesehatan dapat merekomendasikan bahwa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin, Nuprin) dikonsumsi dengan makanan atau dengan antasida sehingga dapat mengurangi kemungkinan timbulnya gejala gastritis.

Beralih dari aspirin atau NSAID ke pereda nyeri lain bisa membantu juga. Paracetamol (Tylenol, Panadol) diketahui tidak menyebabkan gastritis.

  • Bicarakan dengan ahli kesehatan sebelum beralih ke paracetamol.
  • Dokter merekomendasikan aspirin atau NSAID untuk tujuan tertentu.