Makanan Berikut Sebaiknya Tidak Diberikan Pada Bayi

DokterSehat.Com – Setelah mendapatkan asupan ASI eksklusif pada enam bulan pertama, bayi memang diperbolehkan untuk mendapatkan makanan pendamping ASI. Hanya saja, pada usia ini, bayi juga akan cenderung penasaran dengan berbagai benda dan makanan yang sepertinya nikmat untuk dikonsumsi. Sayangnya, banyak orang tua yang cenderung langsung memberikan makanan atau minuman yang sekiranya memang disukai oleh bayi. Padahal, saluran pencernaan bayi masih belum benar-benar terbentuk dengan sempurna sehingga beberapa makanan tersebut justru bisa mengganggu kesehatannya. Makanan apa sajakah yang sebaiknya tidak diberikan pada bayi?

doktersehat-bayi-rambut-rontok-tidak-boleh-minum-air-putih-bawah-enam-bulan

Sari Buah Atau Jus Kemasan
Banyak orang berpikir jika sari buah atau jus kemasan akan menjadi makanan yang baik bagi bayi. Selain rasanya yang enak, produk ini juga mudah untuk dikonsumsi oleh bayi. Padahal, sari buah atau jus kemasan ini sudah hampir tidak memiliki kandungan baik yang ditawarkan oleh buah. Jika kita memberikan sari buah pada bayi, dikhawatirkan bayi justru akan mengalami diare.

Makanan Manis
Makanan yang manis akan disukai siapa saja, termasuk diantaranya adalah bayi. Kita pun bisa dengan mudah memberikan kue atau biscuit manis sebagai camilan bagi bayi. Padahal, banyak dari kue dan biskuit ini yang mengandung gula atau bahkan perasa buatan yang kurang baik bagi kesehatannya.

Kerupuk
Banyak orang tua yang juga memberikan kerupuk bagi bayi karena rasanya yang gurih. Padahal, kerupuk cenderung memiliki banyak kandungan gula yang tentu membuat bayi bisa mengkonsumsi sodium lebih banyak dari yang disarankan. Hal ini tentu akan membuat sistem pencernaannya beresiko mengalami gangguan, khususnya pada organ ginjalnya.

Makanan Olahan
Untuk membuat bayi mau mengkonsumsi makanan pendamping ASI, banyak orang tua yang memberikan makanan olahan layaknya sosis atau nugget yang sudah dihaluskan. Dibalik rasanya yang nikmat, makanan ini kurang bergizi dan cenderung memiliki zat adiktif yang berbahaya bagi kesehatan bayi. Hal ini tentu akan kurang baik bagi kesehatan sang buah hati.