Makan Sate Tingkatkan Risiko Kanker?

Doktersehat.com – Siapa yang tak tergoda dengan nikmatnya sate? Makanan yang berasal dari daging ini begitu digemari orang. Mulai anak-anak hingga orang dewasa gemar menyantap makanan yang diproses dengan cara dibakar ini.Tapi sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi daging yang dibakar atau dipanggang sebab bisa memicu kanker.



Menurut seorang ahli gizi, Saptawati Bardosono proses pembakaran makanan baik yang menggunakan arang atau lainnya sering dibarengi pembentukan arang atau gosong. Gosong pada makanan ini berbahaya karena mengandung banyak atom karbon, yang dalam jumlah besar bisa memicu timbulnya kanker (karsinogenik). Bahan krsinogen ini dapat mengakibatkan munculnya berbagai jenis kanker seperti kanker prostat.

Memanggang daging pada suhu tinggi dapat menyebabkan munculnya bahan kimia berbahaya seperti heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). Kedua bahan kimia tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

Pada saat proses pembakaran, lemak daging yang menetes ke arang atau alat pemanas dapat menimbulkan asap yang mengandung PAH. Asap yang menempel pada daging inilah yang bisa memicu kanker.

Tidak dapat dipastikan seberapa besar Anda terpapar  HCA dan PAH saat mengonsumsi daging panggang karena cara dan waktu memasak tiap orang berbeda-beda.

Untuk mencegah munculnya kanker sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi daging merah. Pilihlah daging yang rendah lemak, jangan makan bagian daging yang hangus, dan jangan gunakan suhu yang terlalu tinggi saat membakar atau memanggang.

Dari berbagai sumber