Makan Permen Mint Justru Bikin Bau Mulut Tambah Parah

DokterSehat.Com – Bau mulut dapat menjadi perusak suasana, mengganggu semua orang, bahkan hingga menakuti orang lain. Memakan permen mint biasanya dianggap sebagai solusi cepat dan praktis untuk membuat napas lebih segar. Namun ternyata sifatnya hanya sementara. Mengulum permen mint justru berpotensi membuat bau mulut bertambah parah. Kenapa bisa?

12

Dokter bedah gigi Leong Hon Chiew mengatakan bahwa seperti produk permen pada umumnya, kebanyakan permen mint tinggi kandungan gulanya. Makanan yang mengandung gula akan memicu pertumbuhan bakteri yang bisa membuat mulut bertambah bau.

Jika tetap ingin makan permen mint untuk menyegarkan napas meskipun hanya sementara Leong menyarankan untuk menghindari konsumsi permen mint setelah makan malam. Seringkali setelah makan malam dan mengulum permen, orang tidak akan minum air putih dalam waktu lama.

Karena mereka ingin rasa segar (dari permen mint) bertahan lebih lama. Tapi itu justru membuat mulut dan tenggorokan kering dan merangsang pertumbuhan bakteri, ujar Leong, seperti dikutip dari Men’s Health.

Mengganti permen mint bergula dengan produk yang berlabel non sugar pun tidak selalu efektif. Xylitol, pemanis buatan yang biasa digunakan dalam permen karet dan permen bebas gula memang bukan gula dan tidak menimbulkan kerusakan gigi separah produk mengandung gula.

Tapi tetap menjadi pemicu tumbuhnya bakteri, tuturnya.

Beberapa produk juga ada yang menggunakan bahan perasa alami yaitu minyak peppermint. Namun fungsinya sekadar sebagai penyegar napas. Bukan penghilang bau mulut karena tidak memiliki properti antibakteri.

Dalam banyak kasus, permen mint tidak merusak gigi tapi bisa membuat mulut yang sebelumnya sudah bermasalah dengan halitosis (kondisi medis adanya bau tidak sedap yang tercium ketika menghembuskan napas) bertambah parah, tambah Leong.

Baca Juga:  Olahraga 15 Menit Bisa Membuat Umur Lebih Panjang

Lalu, apakah permen mint tetap bisa digunakan untuk menyegarkan napas apabila mulut terasa tidak nyaman karena berbau? Saran Leong, jika memang keadaan mengharuskan Anda untuk memiliki napas yang lebih segar, misalnya karena ingin bertemu klien penting, wawancara kerja atau berdekatan dengan seseorang, sebaiknya gunakan oral strips. Yaitu semacam permen berbentuk lembaran yang langsung mencair begitu dimasukkan dalam mulut.

Oral strips cepat larut begitu terkena saliva dan kandungan gulanya juga tidak menempel terlalu lama di mulut maupun gigi. Oral strips pun hanya butuh waktu singkat untuk terkena kontak dengan lingkungan gigi dan mulut sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan bisa diminimalisir.

Solusi terbaik untuk mencegah bau mulut adalah menggosok gigi beberapa saat setelah makan dan sebelum tidur. Kemudian cukup minum air putih secara berkala, jangan biarkan mulut dan tenggorokan kering dalam waktu lama.

Air membersihkan sisa-sisa gula, makanan dan membasahi mulut serta tenggorokan, ucap Leong yang juga menyatakan bahwa banyak orang mengabaikan minum air putih sehingga terjadilah bau mulut.