Makan Buah Setelah Makan Besar Ternyata Tidak Baik Bagi Kesehatan Pencernaan

DokterSehat.Com – Buah sudah dikenal luas sebagai bahan makanan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh bersama dengan sayuran. Berbeda dengan kebanyakan sayuran yang dikonsumsi saat makan besar, buah biasanya dikonsumsi secara terpisah. Cukup banyak orang yang memilih untuk mengkonsumsi buah sebagai hidangan pencuci mulut. Dengan melakukannya, maka buah pun bisa menjadi pelengkap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sebelumnya. Sayangnya, anggapan bahwa buah sebagai hidangan pencuci mulut ini ternyata kurang tepat adanya. Mengkonsumsi buah-buahan setelah makan besar ternyata justru kurang baik bagi kesehatan pencernaan.

doktersehat-buah-sehat

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa meskipun termasuk dalam makanan yang penting untuk dikonsumsi karena kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin buah ternyata sebaiknya tidak dikonsumsi setelah makanan lain. Hal ini disebabkan oleh jika makanan lain yang sudah kita makan ini ditimpa dengan buah-buahan pada perut kita, makanan ini justru akan berfermentasi dan memiliki sifat asam. Buah yang bertemu dengan makanan dan kemudian cairan pencernaan akan membuat kombinasi yang akan merontokkan massa makanan. Hal ini akan membuat kita cenderung lebih mudah mengalami masalah perut kembung dan kerap bersendawa yang tentu akan membuat badan tersa tidak nyaman.

Lantas, kapankah waktu paling ideal untuk makan buah? Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengkonsumsinya saat perut kosong saja. Dengan melakukannya, maka nutrisi baik dari buah akan mendetoksifikasi berbagai sistem yang bekerja di dalam tubuh, memberikan tambahan energi, sekaligus membantu proses penurunan berat badan.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita mulai menurunkan kebiasaan mengkonsumsi buah sebagai hidangan pencuci mulut setelah makan besar dan kini mulai mengkonsumsinya saat perut masih kosong atau sebagai camilan di jeda antara makan besar.