Madu, Makanan Alami Melawan Bakteri

DokterSehat.Com – Banyak orang yang berkata jika makanan yang terasa nikmat biasanya akan cenderung kurang sehat. Namun, anggapan ini sama sekali tidak berlaku jika kita menyebut madu. Dibalik rasanya yang manis dan lezat, madu ternyata memiliki banyak sekali kebaikan bagi tubuh kita. Tercatat, bahan makanan yang kerap dijadikan bahan pengganti gula ini ternyata memiliki kemampuan baik dalam melawan berbagai amcam bakteri.

shutterstock_299887493 copy

Menurut pakar kesehatan, 17 persen dari madu adalah air dan bagian lainnya adalah fruktosa dan glukosa. Larutan dalam madu sendiri cenderung sangat kental dan memiliki kemampuan menarik air. Jika ada bakteri, kuman, hingga jamur berbahaya yang memasuki tubuh, madu pun bisa bekerja melawan berbagai bakteri, kuman, dan jamur tersebut dengan efektif karena air yang dibutuhkan bagi mereka untuk hidup terserap habis oleh madu.

Saat dibuat oleh lebah, madu ternyata memiliki kandungan glukosa oksidasi yang sangat asam dan membuatnya tidak memiliki kandungan bakteri sama sekali. Kandungan glukosa ini yang dipecah saat kita konsumsi ternyata bisa berubah menjadi hidrogen peroksida yang akan membuat dinding sel bakteri hancur lebur. Selain itu, madu memiliki protein bee defensin-1 yang berasal dari sistem imunitas lebah yang sangat baik dalam melawan bakteri sehingga madu pun memiliki sifat anti bakteri yang cukup bisa diandalkan.

Sayangnya, meskipun madu sangatlah menyehatkan jika rutin dikonsumsi, pakar kesehatan menyebutkan jika bayi dengan usia kurang dari satu tahun sama sekali tidak disarankan mengkonsumsi madu karena adanya kandungan spora botulinum yang bisa melawan sifat antibakteri madu. Jika bayi mengkonsumsi madu ini, dikhawatirkan bayi akan mengalami infeksi dan masalah kesehatan lainnya. Namun, jika usia bayi sudah melebihi satu tahun, maka madu sudah dianggap cukup aman untuk dikonsumsi dan memberikan berbagai kebaikannya bagi tubuh.