Madu Lebih Efektif Meringankan Batuk Anak

Doktersehat.com – Anak-anak sering sekali menderita batuk dan pilek. Seolah menjadi penyakit ‘langganan’ para orangtua pun kerap memberi obat yang dianjurkan dokter atau yang dijual bebas di apotek saat si buah hati mulai batuk. Padahal menurut sebuah penelitian, obat yang dikonsumsi anak saat batuk tidaklah berguna.

doktersehat-madu-untuk-anak-batuk

The American Academy of Pediatrics menyatakan obat-obatan demam dan batuk di pasaran tidak menyembuhkan untuk anak di bawah 6 tahun. Pada usia tersebut gangguan batuk yang diderita anak akan membaik dengan sendirinya tanpa bantuan dari obat-obatan. Bayangkan saja bila obat-obatan kimia terus dikonsumsi anak Anda. Hal ini justru dapat menimbulkan efek samping pada buah hati Anda.

Berita baik bagi para orangtua, kini Anda tidak perlu khawatir jika sang buah hati terserang batuk. Hasil riset menyatakan bahwa madu efektif meredakan batuk pada anak. Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika pun menyetujui temuan ini.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa anak-anak berusia 1- 5 tahun yang mengalami batuk pada malam hari kondisinya berangsur membaik setelah diberikan minuman madu 30 menit sebelum tidur. Pada penelitian tersebut anak-anak diberikan minuman yang mengandung satu dari tiga jenis madu, yakni madu eucalyptus (kayu putih), madu citrus (jeruk), dan madu labiatae, serta minuman  dengan ekstrak madu.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa khasiat dari madu lebih manjur daripada obat batuk dekstrometorphan dan difenhidramin. Dengan memberi 2,5 ml madu sebelum tidur akan meringankan batuk serta tidur anak pun akan lebih nyenyak ketimbang mengonsumsi obta batuk dekstrometorphan dan difenhidramin.

Alan Rosenbloom, MD, dokter anak di Baldwin, New York, mengatakan madu bisa dijadikan alternatif  lain untuk meringankan pilek pada anak-anak. Tapi, madu kurang sesuai jika diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun karena beresiko pada metabolismenya.