Lupus – Apa itu Lupus?

Lupus eritematosus sistemik (SLE), atau lupus, adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan seseorang menyerang berbagai organ atau sel tubuh, menyebabkan kerusakan dan disfungsi sel tubuh. Lupus disebut penyakit multisistem karena bisa mempengaruhi berbagai jaringan dan organ dalam tubuh. Beberapa pasien dengan lupus memiliki penyakit yang sangat ringan, yang dapat diobati dengan obat sederhana, sementara pasien lain dapat mengalami komplikasi serius dan mengancam jiwa. Lupus lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dan karena alasan yang tidak tepat dipahami, kejadian puncak adalah setelah pubertas.

doktersehat-bayi-tangan-merah-rash-gatal-iritasi-sindrom-stevens-johnson-Erisipelas-lupus

Lupus adalah penyakit kronis, ditandai dengan periode saat aktivitas penyakit minimal atau absen (remisi) dan periode aktif (relaps atau flare). Prospek (prognosis) untuk pasien dengan lupus hari ini jauh lebih baik daripada di masa yang lalu karena kesadaran yang lebih besar dan tes yang lebih akurat yang mengarah ke diagnosis dan pengobatan lebih dini serta metode pengobatan dan pemantauan yang lebih efektif dan aman.

Gambar 1. Malar rash dari lupus

Gambar 2. Ruam kulit tipikal dari lupus di wajah. Namun, masih banyak manifestasi kulit lainnya dari lupus.

Gambar 3. Deep vein thrombosis (trombosis vena dalam) akibat bekuan darah di vena dalam. Perhatikan beda tungkai kiri dan kanan. Merah, bengkak, dan perabaan hangat, disertai ketidaknyamanan pada tungkai yang terkena merupakan tanda utama dari deep vein thrombosis.