LUPUS – Apa itu Penyakit LUPUS ?? | Dokter Sehat

LUPUS – Apa itu Penyakit LUPUS ??

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati
Diterbitkan pada tanggal 24 - 09 - 2007 | 608 komentar

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.

Dokter Sehat

VN:F [1.9.11_1134]
Rating: 8.0/10 (450 votes cast)
VN:F [1.9.11_1134]
Rating: +264 (from 278 votes)
LUPUS - Apa itu Penyakit LUPUS ??, 8.0 out of 10 based on 450 ratings




Artikel Sejenis

608 komentar | beri komentar

  1. avatar
    Dea prdisa Says:
    January 8th, 2012 at 8:27 pm
    comment-top

    teman saya kmren meninggal gara gara penyakit lupus …

    . apakah penyakit itu bisa di sembuh kan … ??

    tolong di jawab

    Komentar yang Sangat Berguna. Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 15 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    @Dea prdisa

    Penyakit lupus belum bisa disembuhkan secara total. Namun bisa dikontrol dengan ketaatan mengkonsumsi obat dan dalam pengawasan dokter.

    Sudah 14 tahun Lupus ada di tubuh saya. Awalnya saya menjalani pengobatan intensive dan sempat berhenti menjalani kegiatan rutin karena tubuh yang sangat lemah dan sakit.

    Saat ini saya sudah bekerja, menikah dan memiliki anak. Yang terpenting dalam mengatasi Lupus adalah semangat dari dalam diri dan juga dukungan dari orang-orang terdekat.

    Komentar yang Sangat Berguna. Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 25 Thumb down 0

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    michelle maverickwww.*.com…

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    apa penyebab penyakit lupus? umur sy skrng 26 tahun dan sy sdh menikah punya anak 1. akhir2 ini sy mengalami kerontokan sampai d bagian kepalaku ada kebotakan,apa salah 1 ciri2 penyakit lupus?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    Apakah Lupus Di sebabkan oleh virus,???
    Saya hanya mendapat informasi,Jika penyakit yang di sebabkan oleh virus bila di berikan obat-obatan malahan akan semakin ganas virus penyebab penyakit itu…
    Apakah tidak ada cara lain selain memberi obat-obatan?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    saat saya berbnapa organ tubuh dalam saya sakit sesak dan saya selalu lelah apa itu gejalanya? tolong dibalas

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  7. avatar
    Vaneza Reicardo Says:
    January 15th, 2012 at 5:26 pm
    comment-top

    apa pencegah penyakit ini ..?? #tlonng di jwb krna tmn sya sdang koma krna pnykit ini .

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  8. avatar comment-top

    keponakan saya di duga terkena lupus, gejalanya nyeri persendian, sariawan parah, sampai bercak2 di sluruh tubuh..bagaimana cara pengobatannya?thx

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Memberi Komentar

Improve the web with Nofollow Reciprocity.