Luar Biasa, Ditemukan Racun Ular yang Bisa Meredakan Rasa Sakit

DokterSehat.Com – Ular adalah salah satu hewan yang cukup ditakuti semua orang di seluruh dunia. Bisa atau racun yang ada pada gigitannya diyakini bisa menyebabkan masalah besar bagi seseorang dan bahkan sebagian diantaranya sangat mematikan. Karena alasan inilah, sebisa mungkin orang akan berusaha menghindari ular atau bahkan segera membunuhnya jika dianggap berbahaya. Namun, tahukah anda, sebuah penelitian terbaru justru menunjukkan adanya fakta menarik dari racun ular. Tak tanggung-tanggung, salah satu ular yang dianggap sangat mematikan, yakni ular Blue Coral, ular yang bahkan bisa memangsa ular jenis King Kobra, ternyata memiliki racun yang bisa dijadikan bahan pembuat obat pereda rasa sakit. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-suntik-syringe-eutanasia-euthanasia-injeksi-injection-vaksin-palsu

Ular Bue Coral ini termasuk cukup mudah ditemui di beberapa Negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ular ini biasanya mampu mencapai panjang dua meter dan memiliki bisa yang sangat mematikan. Yang menarik adalah, pakar kesehatan Bryan Fry bersama dengan timnya dari University of Queensland, Australia justru menyebutkan jika racun ular ini sangat baik untuk diolah sebagai obat pereda nyeri.

Penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Toxin ini menyebutkan jika sebagaimana kebanyakan racun ular lainnya, bisa ular Blue Coral ternyata memberikan efek yang mirip layaknya obat penenang dalam tubuh manusia. Yang berbeda adalah, andai kita digigit ular pada umumnya, maka racun ular ini bisa menyebabkan kematian. Namun, khusus untuk bisa dari ular Blue Coral ini, racunnya secara unik menargetkan saluran sodium pada tubuh manusia. Racun ini juga menyerang pusat transmisi tubuh manusia yang mengendalikan rasa sakit sehingga andai diolah dengan benar, maka racun ular ini akan mampu menurunkan rasa sakit atau bahkan menghilangkan rasa sakit yang dirasakan oleh manusia.

Baca Juga:  Kebiri Kimia Benar-Benar Dijadikan UU Oleh Pemerintah

Sayangnya, Fry menyebutkan jika 80 persen ular Blue Coral sudah punah dari muka bumi dan mereka pun kesulitan untuk mendapatkan racun dari ular ini untuk dimanfaatkan sebagai pereda rasa sakit.