Lidah Ternyata Juga Sebaiknya Rutin Kita Bersihkan

DokterSehat.Com– Kebanyakan dari kita hanya akan memperhatikan kesehatan dan kebersihan gigi. Padahal, kita juga sebaiknya memperhatikan kebersihan lidah jika ingin mulut kita terjaga kesehatannya. Pakar kesehatan Vera Tang, D.D.S yang berasal dari New York University menyebutkan bahwa di dalam mulut kita terdapat lebih dari 700 jenis bakteri yang bisa saja hidup dan berkembang biak pada lidah dan memicu berbagai masalah kesehatan. Jika kita tidak membersihkan lidah secara berkala, dikhawatirkan kita akan mengalami masalah kesehatan seperti sebagai berikut.

doktersehat-lidah-mulut

Halitosis atau bau mulut
Steve Cook, D.D.S, pakar kesehatan yang berasal dari Austin City Dental di kota Austin, Texas, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa masalah kesehatan yang paling sering muncul karena malas membersihkan lidah adalah halitosis atau bau mulut. Masalah kesehatan ini tentu akan sangat mengganggu dan membuat kita tidak percaya diri.

Lidah menjadi gelap
Jika kita termasuk dalam orang yang suka mengkonsumsi kopi atau minuman yang pekat lainnya, maka bisa jadi sisa makanan atau minuman ini akan menodai papilla lidah dan membuatnya menjadi lebih gelap karena tidak pernah dibersihkan.

Lidah tak lagi mampu mengecap rasa
Tak disangka, kebiasaan malas membersihkan lidah bisa membuat bakteri dan sisa partikel makanan membentuk lapisan yang disebut sebagai biofilm. Lapisan ini ternyata mampu menurunkan kemampuan lidah dalam mengecap rasa dan jika hal ini terjadi, maka dikhawatirkan nafsu makan kita akan menurun dengan signifikan.

Menyebabkan infeksi jamur
Oral trush atau masalah candidiasis pada mulut bisa membuat lidah mengalami bercak-bercak putih andai kita tidak membersihkan lidah secara rutin.

Menyebabkan penyakit gusi
Malas membersihkan lidah bisa membuat bakteri pada lidah menyebar pada gigi atau bahkan gusi. Jika hal ini terjadi, maka kita akan beresiko terkena radang gusi, atau bahkan bisa mengembangkan masalah periodontal yang lebih parah yang bisa memicu stroke, serangan jantung, atau keguguran pada ibu hamil.