Lidah Mati Rasa

DokterSehat.Com – Pernahkah anda merasakan sindrom yang membuat lidah anda tidak bisa merasakan apa-apa? Sindrom yang disebut sebagai sindrom lidah mati rasa atau sindrom mulut terbakar ini kadang kala menyerang penderitanya tanpa sebab yang jelas. Yang menjadi masalah adalah, sindrom ini bisa membuat penderitanya tidak bisa lagi menikmati makanan seenak apapun rasanya atau bahkan sepedas apapun rasanya. Bagaimanakah cara untuk mengatasi lidah mati rasa ini?

doktersehat-lidah

Terdapat banyak sekali penyebab kondisi lidah mati rasa ini. Disamping naiknya asam lambung dan juga infeksi jamur yang terjadi di dalam mulut, adanya perubahan hormon yang tidak diduga sebelumnya dan ditambah dengan kebiasaan buruk layaknya merokok dalam level yang berat dan juga penggunaan obat-obatan juga bisa menjadi penyebab utama dari kondisi lidah mati rasa. Hanya saja, sering sekali kasus lidah mati rasa ternyata disebabkan oleh efek samping dari penggunaan obat tertentu yang berimbas pada matinya indera perasa obat-obatan untuk sementara.

Terdapat beberapa cara alamiah untuk membuat lidah yang mati rasa menjadi normal seperti sedia kala. Kita bisa memakai es batu berukuran kecil untuk dihisap di dalam mulut untuk beberapa waktu. Es batu dengan ukuran kecil ini dihisap dan diletakkan pada lidah hingga lidah terasa lebih nyama dan rasa layaknya terbakar pun sedikit demi sedikit menghilang. Dinginnya es batu dan melelehnya air dari es batu bisa membuat masalah lidah mati rasa ini menghilang sekaligus menghilangkan efek dahaga yang biasanya menyertai masalah lidah mati rasa.

Kita juga bisa menggunakan susu dingin yang dicampur dengan madu. Satu cangkir susu yang bersuhu dingin bisa dicampur dengan satu sendok madu dan kita bisa menghisap minuman ini sedikit demi sedikit hingga kondisi mati rasa dan terbakarnya lidah pun bisa menghilang. Susu dingin dan madu dipercaya mampu membuat sirkulasi darah yang menuju dan ke lidah menjadi normal kembali. Disamping itu, kandungan vitamin B 12 nya pun diyakini mampu membuat fungsi lidah menjadi normal kembali.

Baca Juga:  Cara Mencegah Difteri Pada Bayi