informasi kesehatan


Laringitis (Radang Pita Suara)

Laringitis (Radang Pita Suara)

DokterSehat.com – Laringitis adalah peradangan yang terjadi pada pita suara karena terlalu banyak digunakan, karena iritasi atau karena adanya infeksi. Pita suara adalah suatu susunan yang terdiri dari tulang rawan, otot dan membran mukosa yang membentuk pintu masuk dari batang tenggorok (trachea). Di dalam kotak suara terdapat pita suara—dua buah membran mukosa yang terlipat dua membungkus otot dan tulang rawan.

Biasanya pita suara akan membuka dan menutup dengan lancar, membentuk suara melalui pergerakan dan getaran yang terbentuk. Tapi bila terjadi laringitis, pita suara akan meradang atau terjadi iritasi pada pita suara. Pita suara tersebut akan membengkak, menyebabkan terjadinya perubahan suara yang diproduksi oleh udara yang lewat melalui celah diantara keduanya. Akibatnya, suara akan terdengar serak. Pada beberapa kasus laringitis, suara  akan menjadi sangat lemah sehingga tidak terdengar.

Laringitis dapat berlangsung dalam waktu singkat (akut) atau berlansung lama (kronis). Meskipun laringitis akut biasanya hanya karena terjadinya iritasi dan peradagnan akibat virus, suara serak yang sering terjadi dapat menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius.

Tanda-tanda dan gejala

Laringitis sering kali membuat anda merasa harus berulang kali berdehem untuk membersihkan tenggorokan anda. Tanda-tanda dan gejala lain adalah sebagai berikut:

  • Suara serak
  • Suara pelan
  • Rasa gatal dan kasar di tenggorokan
  • Sakit tenggorokan
  • Tenggorokan kering Batuk kering

Penyebab

Biasanya infeksi virus menyebabkan laringitis akut. Infeksi bakteri seperti difteri juga dapat menjadi penyebabnya, tapi hal ini jarang terjadi. Laringitis akut dapat jgua terjadi saat anda menderita suatu penyakit atau setelah anda sembuh dari suatu penyakit, seperti selesma, flu atau radang paru-paru (pneumonia).

Kasus yang sering terjadi pada laringitis kronis termasuk juga iritasi yang terus menerus terjadi karena penggunaan alkohol yang berlebihan, banyak merokok atau asam dari perut yang mengalir kembali ke dalam kerongkongan dan tenggorokan, suatu kondisi yang disebut gastroesophageal reflux disease (GERD).

Pada orang dewasa, penyebab lain terjadinya suara serak yang kronis adalah:

  • Perlukaan (sariawan) pada pita suara
  • Bisul (polip atau nodules) pada pita suara
  • Pita suara yang kendur karena faktor usia
  • Kelumpuhan pada pita suara, yang merupakan akibat dari suatu cedera, serangan stroke atau adanya tumor pada paru-paru

Faktor Risiko

Faktor-faktor berikut ini akan membuat anda memiliki risiko yang lebih besar untuk mengidap laringitis:

Adanya infeksi pada saluran pernafasan, seperti selesma, influensa, bronkhitis atau sinusitis
Keterpaparan terhadap zat-zat yang membuat iritasi, seperti asap rokok, alkohol yang berlebihan, asam lambung atau zat-zat kimia yang terdapat pada tempat kerja anda.
Terlalu banyak menggunakan suara, dengan terlalu banyak bicara, berbicara terlalu keras atau menyanyi.

Kapan harus mencari pertolongan medis

Laringitis biasanya adalah masalah yang bersifat sementara, karena dapat membaik dengan sendirinya atau setelah menjalani pengobatan. Anda dapat menangani kasus laringitis akut dengan langkah-langkah perawatan sendiri, seperti dengan mengistirahatkan suara anda, minum banyak cairan dan mengisap pelega tenggorokan. Bila suara serak sudah diderita berlangsung lebih dari dua minggu pada orang dewasa atau lebih dari satu minggu pada anak-anak, kunjungi dokter anda.

Bila anak anda mengalami laringitis dan menderita demam tinggi, tidak mau makan atau minum, mengeluarkan banyak air liur, atau mengalami kesulitan bernapas, segera kunjungi dokter anda.  Anak-anak berusia kurang dari empat tahun yang mengalami laringitis dapat menderinta croup – peradangan pada pita suara dan saluran udara yang terletak tepat dibawah pita suara. Croup dapat menyebabkan suara batuk yang keras dan suara yang serak.

Pengamatan dan Diagnosis

Tanda-tanda utama terjadinya laringitis adalah suara serak. Perubahan pada suara dapat bervariasi tergantung pada tingkat infeksi atau iritasi, bisa hanya sedikit serak hingga suara yang hilang total. Dokter  mungkin akan menanyakan apakan anda seorang perokok atau kondisi kesehatan anda saat itu – apakah anda sedang menderita selesa, influenza atau apakah anda menderita alergi – yang dapat menjadi penyebab terjadinya iritasi pada pita suara. Dokter mungkin juga akan menanyakan apakah anda terlalu banyak menggunakan pita suara anda – seperti dengan menyanyi atau berteriak – yang juga dapat menyebabkan iritasi pada pita suara anda.

Bila anda mengalami suara serak yang sifatnya kronis, dokter anda mungkin akan mendengarkan suara anda dan memvisualisasikan pita suara anda atau mereferensikan anda pada spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (otolaryngologist). Dokter anda dapat menggunakan teknik-teknik dibawah ini untuk membantu diagnosis laringitis:

  • Laryngoscopy. Dokter akan secara visual memeriksa pita suara anda melalui prosedur yang disebut laryngoscopy, dengan memasukkan semacam cermin yang ringan dan sangat kecil ke belakang tenggorokan anda. Atau dokter mungkin akan menggunakan fiber-optic laryngoscopy. Tindakan ini berarti memasukkan tabung yang kecil dan fleksibel (endoscope) dengan kamera berukuran mini dan sangat ringan melalui hidung atau mulut ke arah belakang tenggorokan anda. Kemudian dokter akan melihat pergerakan pita suara saat anda berbicara.
  • Biopsi. Bila dokter melihat adanya wilayah yang mencurigakan, dokter akan melakukan biopsi – mengambil contoh jaringan untuk diperiksa dibawah mikroskop.

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada penyebab terjadinya laringitis. Pengobatan terbaik untuk laringitis yang diakibatkan oleh sebab-sebab yang umum, seperti virus, adalah dengan mengistirahatkan suara anda sebanyak mungkin dan tidak membersihkan tenggorokan dengan berdehem. Bila penyebabnya adalah zat yang dihirup, maka hindari zat penyebab iritasi tersebut.  Anda juga mungkin akant erbantu bila anda menghirup uap hangat dari baskom yang diisi air panas.

Bila anak anda yang masih berusia balita mengalami laringitis yang berindikasi ke arah croup, dokter anak mungkin akan meresepkan kortikosteroid seperti dexamethasone.

Untuk laringitis kronis yang juga berhubungan dengan kondisi lain seperti rasa terbakar di ulu hati, merokok atau alkoholisme, anda harus memperbaiki dulu kondisi-kondisi tersebut bila anda ingin membaik.

Bila anda merokok, berhentilah merokok. Sebagai tambahan, bila anda seorang perokok dan sering mengalami suara serak yang kerap kali terjadi, temui dokter dan lakukan pemeriksaan menyeluruh pada pita suara anda untuk memastikan tidak adanya sel-sel kanker pada pita suara anda. Bila dideteksi secara dini, kanker pada laring biasanya dapat diatasi dengan baik melalui tindakan operasi atau radiasi

Bila laringitis yang anda alami disebabkan oleh konsumsi alkohol, berhentilah minum alkohol. Bila anda tidak dapat berhenti mengkonsumsi alkohol secara sukarela, cari terapi yang dapat membantu anda melakukannya.

Pencegahan

Untuk mencegah kekeringan atau iritasi pada pita suara anda:

  • Jangan merokok, dan hindari asap rokok dengan tidak menjadi perokok tidak langsung. Rokok akan membuat tenggorokan anda kering dan mengakibatkan iritasi pada pita suara anda.
  • Minum banyak air. Cairan akan membantu menjaga agar lendir yang terdapat pada tenggorokan tidak terlalu banyak dan mudah untuk dibersihkan.
  • Batasi penggunaan alkohol dan kafein untuk mencegah tenggorokan kering. Bila anda mengalami laringitis, hindari kedua zat tersebut diatas.
  • Jangan berdehem untuk membersihkan tenggorokan anda. Berdehem tidak akan berakibat baik bagi anda, karena berdehem akan menyebabkan terjadinya vibrasi abnormal pada pita suara anda dan meningkatkan pembengkakan. Berdehem juga akan menyebabkan tenggorokan anda memproduksi lebih banyak lendir dan merasa lebih iritasi, membuat anda ingin berdehem lagi.

Perawatan sendiri

Langkah-langkah perawatan sendiri berikut ini mungkin dapat meringankan gejala-gejala laringitis dan mengurangi tekanan pada suara anda:

  • Lembabkan tenggorokan anda. Cobalah untuk mengisap pelega tenggorokan, berkumur dengan air garam atau mengunyah permen karet.
  • Gunakan alat pelembab ruangan. Jaga agar udara di sekitar rumah anda tetap lembab.
  • Hindari berbicara atau menyanyi terlalu keras atau terlalu lama. Bila anda perlu berbicara dihadapan banyak orang, coba untuk menggunakan mikrophone atau megafon.
  • Beri jeda pada suara anda. Istirahatkan suara anda bilamana mungkin.
  • Cari pelatih suara. Pertimbangkan pilihan ini bila anda seorang penyanyi atau bila kualitas suara sangat penting bagi anda.
  • Jangan berbisik-bisik. Berbisik akan menyebabkan lebih banyak tekanan pada pita surara anda daripada bila anda berbicara dengan suara normal.

Sumber : kimiafarmaapotek.com

pf button both Laringitis (Radang Pita Suara)
                     

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

66 Responses to “Laringitis (Radang Pita Suara)”

  1. wildan irvan z says:

    Bermanfaat sekali, coba dlu info diatas.
    Saya orgnya nggak byk bicara n bukan penyanyi/olah vokal.
    saya baru mngalaminnya, skitar 4 harian, awalnya malam ntu badan kaga enak di sertai batuk berdahak lendir seperti flu, ke esokann harinya tiba2 kerongkongan rasanya berat dan rada gatal tetp di sertai batuk batuk.

    saya klau batuk slalu memaksa agar lendir2 itu terbuang, apa gpp ya, mpe rasanya dada perih?
    berangsur sura mulau parau_mpe hari ni suara saya jdi serak dan pelan2 ilang ?
    tolong solusi yg baik dan menyehatkan donk, apakah ini akan parah bgt ?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Sebaiknya jangan dipaksakan sampai tenggorokan anda nyeri karena itu Akan memperparah kondisinya. Kumur dengan air garam, banyak minum air putih, Dan segera periksakan ke dokter untuk diterapi. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. rohaeni says:

    Saya sdah 4bln berobat k sp tht tp suara saya tambah kecil trus sp tht nya pun menyarankan untuk pengikisan stlh lfo yg ke2 pun tak ada tumor kista dll hanya pembengkakan sja saya tkutnya bla dlkukan pengikisan bukan membaik yg mau saya tnyakan dampak negatif apabila saya melakukan pengikisan

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Bisa anda tanyakan langsung kepala dokte yg menangani anda secara langsung Karena beliau lebihnmengetahui kondisi anda. Trism

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. Ammar says:

    dok, saya pemusik, suara saya tadinya bisa sampe oktaf yg lumayan tinggi, tapi karna kena batuk kaya artikel dokter diatas suara saya lgsg serak, skrg lagi tahap penyembuhan, suara udah normal, tapi masalahnya suara saya ga bisa capai oktaf yg pernah saya capai lagi. jadi rendah banget oktaf saya dok. ada solusi gak dok?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  4. andra says:

    Dok, suara saya dulunya kuat dan ngebas banget , akhir2 ini menjadi pelan dan tipis ,tapi nggak serak. Itu penyebabnya apa ya dok? terimakasih

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Sudah berapa lama? Ada keluhan lainnya? Anda Merokok? Dikhawatirkan adanya gangguan pada persarafan pita Suara anda. Sebaiknya periksakan terlebih dulu ke dokter spesialis THT. trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  5. andra says:

    sepertinya 1 bulan lebih dok, tidak ada keluhan lainnya, dan saya juga seorang perokok pasif. Terima kasih atas jawaban dan sarannya dok.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  6. Halo dokter, seingat sy dlm 2 thn belakangan sy sdh 3 x terkena penyakit laryngitis. Awalnya cm gatel d tenggorokan sampai suara bnr2 hilang. Sy sdh mencoba semua srn yg d berikan tp semuanya kurang membantu, apa yg hrs asy lakukan. Sy bkn perokok,peminum alkohol ataupun penyanyi. Terimakasih

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Pada artikel diatas disebutkan langkah2 Yg dapat mencegah terjadinya laryngitis. Bila memang sering terjadi, anda bisa periksakan ke dokter spesialis THT. trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  7. DENDI says:

    infonya sangat membantu dok…..
    kalau untuk makanan, yg tidak boleh apa aja ya dok?
    mohon solusinya

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • DENDI says:

      infonya sangat membantu dok…..
      kalau untuk makanan, yg tidak boleh apa aja ya dok?
      saya jg penyiar radio dok……!
      mohon solusinya

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      • dr. Vanny Bernadus says:

        Dan jangan lupa istirahat Yg cukup, makan makanan Yg seimbang Dan berolah raga secara teratur. Trims

        Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Kurangi makanan berlemak,terlalu pedas, makanan Yg panas seperti soup panas, di gunakan dulu sebelum makan, minuman Yg dingin, sebaiknya minum air Putih. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  8. Dok, mengenai penyebab yang dokter ceritakan diatas,kategori penyebab saya adalah asam lambung karena sebelum suara saya semakin kecil dan tidak jelas pengucapan saya sering bersendawa kemudian telinga berdengung dan vertigo. Saya sudah ke dokter umum dan THT tetapi, suara saya belum kembali pulih. Apakah saya harus kembali lagi ke dokter? dokter mana yang saya harus kunjungi?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Apakah anda pernah memeriksakan ke dokter spesialis saraf? Dikhawatirkan Ada gangguan pada saraf Yg mempersarafi pita Suara anda. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  9. Jekson Simaremare says:

    Terimakasih infonya…

    Ayah saya kehilangan suara sejak minggu ke 2 bulan desember 2013 (saya lupa tanggalnya).
    Awalnya ayah saya makan opak yang digoreng dengan minyak jelanta (bekas pakai)pada tengah malam sekitar pukul 23.30 wib.
    Pada esok paginya ayah saya tidak dapat lagi bersuara sampai sekarang ini.
    Sudah lebih dari 5 dokter umum mengatakan disebabkan oleh peradangan pada pita suara, kemudian dibawa ke spesialis THT untuk diperiksa kedalam tenggorokan dengan alat tertentu tetapi tidak ditemukan berupa luka/ tidak ada pembengkakan,bisa dikatakan tidak ada kesimpulan mengenai penyakit tersebut.
    Mohon bentuannya berikan masukan untuk ayah saya. terimakasih..

    Kalau boleh tau apa ada pengaruh hilangnya suara dengan penyakit yg ada diparu-paru?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Penyakitaru2 apa Yg dialami ayah anda? Coba periksakan ke dokter oesislis saraf. Dikhawatirkan Ada gangguan pada saraf Yg mempersarafi pita suaranya. Trima

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0


Trackbacks/Pingbacks

  1. Radang Pita Suara ‘__’ | tiyasprimawati - [...] merupakan akibat dari suatu cedera, serangan stroke atau adanya tumor pada paru-paru Sumber:  http://doktersehat.com/laringitis-radang-pita-suara/#ixzz2EZF2knyT Share this:TwitterFacebookLike …