Lama Hanya Bergantung Dengan Kursi Roda, Bocah Ini Akhirnya Bisa Berjalan

DokterSehat.Com – Setelah sekian lama hanya mampu menggunakan kursi roda, Edward Kennedy akhirnya mampu menggunakan kruk untuk belajar berjalan kembali. Bocah berusia 10 tahun ini diketahui baru saja menjalani operasi yang menyembuhkan kelainan tulang langka pada kakinya. Sebagai informasi, Edward yang berasal dari Papua Nugini ini ternyata menderita dysplasia spondyloepiphyseal. Karena adanya kelainan ini, Ia mengalami cacat pada lututnya dan bahkan beresiko besar tak mampu lagi berjalan andai tak segera diobati.

doktersehat-nyeri-lutut-arthritis-asam-urat

Beruntung, ada sebuah tim dokter yang berasal dari Australia yang rutin mengunjungi negara-negara Pasifik layaknya Papua Nugini setidaknya empat tahun sekali untuk mencari masyarakat yang mengidap penyakit kelainan tulang, malaria, TBC, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya. Saat ekspedisi tahun 2014 kemarin inilah Edward ditemukan dengan kondisi mengenaskan di desa terpencil bernama Buna yang ada di Provinsi Oro. Ia dan beberapa anak lainnya yang beruntung akhirnya mendapatkan perawatan yang dibutuhkan untuk mengobati penyakitnya.

Pakar kesehatan Stewart Kreltszhem dan timnya akhirnya membawa Edward dan teman-temannya ke Australia mengingat rumah sakit di Port Moresby, Ibukota Papua Nugini, tidak memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk mengobati penyakit Edward. Sayangnya, ibu Edward sakit sehingga berbulan-bulan di Australia Edward menjalani terapi pengobatannya seorang diri. Beruntung, perjuangannya melakukan dua kali operasi pada lulut mulai menampakkan hasil. Meskipun masih harus menggunakan kruk, Edward dengan cepat belajar agar bisa berjalan seperti sedia kala.

Direncanakan Edward akan menjalani pemulihan di Melbourne hingga Januari tahun depan dan kemungkinan besar masih membutuhkan beberapa operasi lanjutan. Namun, kemajuan yang sudah Ia perlihatkan kali ini sudah membuatnya sangat berbahagia. Semoga Edward bisa kembali berjalan dan bermain bersama dengan teman-temannya seperti anak-anak seumurannya.