Lakukan Beberapa Hal Ini Agar Tidak Mudah Pikun

DokterSehat.Com – Umumnya, pikun atau demensia adalah suatu kondisi dimana seseorang sering merasa lupa akan sesuatu. Biasanya, penyakit pikun cenderung berkembang di usia lanjut.

gingen in den Wald.

Untuk mencegah sebetulnya mudah. Misalnya, makan sayur, buah setiap hari, dan kurangi stress serta pikiran negatif. Beraktivitas dan sibukkan diri dengan hal yang positif juga dapat mengurangi resiko Alzheimer, ujar Direktur Eksekutif Alzheimer’s Indonesia, DY Suharya di Jakarta, Minggu (21/9/2014).

Tidak ada yang bisa menghentikan proses penuaan. Tetapi tidak ada orang yang menginginkan kualitas hidup tuanya menjadi buruk. Untuk itu mulai sekarang cegahlah risiko demensia dengan melakukan hal ini:

• Menjaga kesehatan
Merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan obesitas dapat merusak pembuluh darah. Risikonya bisa terkena serangan jantung dan stroke.Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa penyakit ini bisa menyebabkan demensia. Segera berobat untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Masalah ini tentunya dapat dicegah dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

• Aktivitas fisik atau olahraga
Kunci dari mencegah penyakit adalah berolahraga. Rutinlah berolahraga minimal 20-30 menit sehari. Untuk lansia, olahraga sesuai kapasitas seperti jalan kaki setiap pagi selama 30 menit atau senam tiga kali seminggu. Olahraga bisa memperbaiki fungsi keseimbangan dan kognitif. Menurut pakar neurologi dari Universitas Atmajaya, Yuda Turana, olahraga bukan hanya memperkuat otot, tapi juga untuk stimulasi otak.

• Asupan makanan yang sehat
Asupan makanan ke dalam tubuh sangat penting bagi kesehatan. Perbanyaklah makan sayur dan buah. Hindari makanan yang bisa membuat tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, hingga disiplidemia. Berhentilah merokok dan menjauh dari asap rokok.

• Melatih otak
Jangan biarkan otak Anda berhenti berpikir. Tetaplah membaca dan menulis serta bermain puzzle untuk membuat otak tetap bekerja. Jangan lupa untuk mendengarkan musik. Anda juga bisa mencoba melakukan kerajinan tangan.

Baca Juga:  Mencegah Ruam-Ruam Pada Bayi Karena Popok

• Bersosialisasi
Jangan menghentikan aktivitas lansia selama mereka masih bisa melakukannya. Di usia tua, mereka harus tetap bersosialisi seperti mengunjungi saudara dan kerabat, atau bergabung dengan komunitas yang disukai. Mereka harus tetap disibukkan dengan melakukan aktivitas sosial, seperti mengurus lembaga sosial, jalan-jalan, dan ke tempat ibadah. Bersosialisasi ternyata juga bisa menstimulus otak.

BACA JUGA : Hipertensi, The Silent Disease